Senin, 27 April 2026

Kriminalitas

Kronologi Satpam Rumah Sakit Dibanting Mahasiswa hingga Kejang dan Muntah di Bekasi

Identitas pelaku berinisial AF (25) yang menganiaya satpam bernama Sutiyono (39) yang bertugas di Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Barat

Penulis: Rendy Rutama | Editor: Dian Anditya Mutiara
istimewa
SATPAM RS DIBANTING - Tangkapan layar dari video CCTV terkait seorang satpam RS Mitra Keluarga Bekasi Barat, Kecamatan Bekasi Selatan, bernama Sutiyono (39) yang menjadi korban penganiayaan serupa peragaan smackdown saat bertugas oleh seorang remaja laki-laki berinisial AF pada Sabtu (29/3/2025) pukul 22.00 WIB. (Istimewa). 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI SELATAN - Identitas pelaku berinisial AF (25) yang menganiaya satpam bernama Sutiyono (39) yang bertugas di Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Barat, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi terungkap.

Kuasa Hukum Sutiyono, Yustinus Stein Siahaan mengatakan kalau AF adalah laki-laki kelahiran tahun 2000 dan berstatus sebagai mahasiswa aktif di sebuah kampus swasta di Jawa Timur.

"Yang kami dapat datanya kalau AF masih mahasiswa ya di kampus swasta di daerah Jawa Timur, masih muda kelahiran 2000, inisialnya AF," kata Stein, Rabu (9/4/2025).

Stein menjelaskan kalau AF juga bertempat tinggal di perumahan elit kawasan Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi.

Terkini, AF justru dikabarkan tengah pergi ke luar kota, yakni daerah Pontianak, Kalimantan Barat.

"Yang kami dapat informasinya bahwasannya di story IG-nya itu sebelum dihapus, itu dia ada di Pontianak," jelas Stein.

Baca juga: Satpam di RS Mitra Keluarga Bekasi Barat Dibanting ABG Hingga Muntah dan Kejang

Seperti diketahui, Sutiyono (39) menjadi korban penganiayaan serupa peragaan smackdown saat bertugas oleh AF.

Kanit Reskrim Polsek Bekasi Selatan, AKP Imam Prakoso menegaskan korban sempat mengalami muntah hingga kejang saat kejadian.

"Iya (muntah dan kejang) infonya pas dipukul terbentur kepalanya, terbentur hingga ke lantai," kata Imam saat dikonfirmasi Rabu (9/4/2025).

Namun Imam menjelaskan belum dapat mengetahui luka apa saja yang dialami korban pasca kejadian.

Sebab pihak kepolisian masih menunggu kondisi kesehatan dari korban pulih.

"Kalau luka belum tahu, korban belum diperiksa karena masih dirawat, nanti setelah sehat baru korban divisum dan baru diperiksa kemudian tahu seperti apa kronologis dari sisi korban," ujarnya.

Kronologi 

Lalu untuk kronologi atau penyebab penganiayaan, istri korban, Ratrichsani (30) mengatakan AF sempat ditegur Sutiyono karena parkir mobil sembarangan.

Sehingga mobil yang dibawa AF menghalangi jalur ambulans hingga kendaraan pengunjung.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved