Perayaan Idulfitri
Hadapi Pendatang Baru Usai Lebaran, Cak Imin: Jangan Jadi Beban di Jakarta
Menko Pemberdayaan Masyarakat Indonesia Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sedikit waswas hadapi pendatang baru di Jakarta usai Lebaran.
Penulis: Nuri Yatul Hikmah | Editor: Valentino Verry
WARTAKOTALVE.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia, Muhaimin Iskandar, turut serta mengikuti salat Idulfitri di Masjid Istiqlal Jakarta, Senin (31/3/2025).
Pria yang karib disapa Cak Imim tersebut, nampak mengenakan pakaian yang senada dengan jajaran menteri lainnya.
Yakni, kemeja putih yang dibalut jas hitam, serta kopeah berwarna hitam.
Saat dihampiri wartawan, Cak Imin mengaku bahagia karena telah sampai di Hari Raya Idulfitri usai satu bulan berpuasa.
Baca juga: Usai Lebaran, Pendatang Baru Ingin ke Jakarta Cari Nafkah, Rano Karno Ingatkan Soal Ketrampilan
Baca juga: Pramono Anung Tak akan Larang Pendatang Baru di Jakarta Usai Lebaran
Dia pun menghaturkan permohonan maaf dan harapan agar Idulfitri kali ini bisa menjadi momentum yang bisa melahirkan manusia baru dan lebih baik ke depannya.
"Mohon maaf lahir batin, moga-moga kita jadikan Idulfitri sebagai (momen) yang baru, yang melahirkan manusia baru. Jadi orang yang benar-benar mulai dari sejak awal," kata Cak Imin.
Lebih lanjut, Cak Imin juga merespons soal kemungkinan urbanisasi atau perpindahan penduduk dari desa ke kota, yang mungkin terjadi usai musim mudik lebaran 2025.
Menurutnya, apabila hal tersebut terjadi, ia berharap agar warga yang dibawa oleh keluarganya ke Jakarta, bisa inovatif dan tak menjadi beban baru di kota metropolitan ini.
"Kami berharap siapapun yang diajak untuk bergabung ke Jakarta, benar-benar menyiapkan diri, jangan pindah ke Jakarta tapi tidak bisa inovatif," kata Cak Imin.
"Jangan ke Jakarta menjadi beban Jakarta, tapi memberi solusi ekonomi kita semua," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia Sultan Bachtiar Najamudin, menyampaikan bahwa urbanisasi adalah fenomena yang rutin terjadi setiap momentum lebaran.
"Ada yang pulang kampung, kemudian ada yang datang lagi. Tapi poin yang paling pentingnya adalah bahwa kita bersyukur bahwa Idul Firi kali ini arus mudik terkendali dengan baik," kata Sultan saat ditemui di Masjid Istiqlal, Senin.
Menurutnya, pendatang yang tiba di Jakarta usai Idul Fitri adalah sesuatu yang normal.
Namun, dirinya meminta agar para pendatang bisa berkelakuan baik di kota baru yang ia datangi.
"Kami juga berharap ke depan bahwa dengan katanya pengangguran juga harus dituntaskan dengan kepemimpinan sekarang, dengan kerja-kerja besar sekarang. Kami sih yakin bahwa ke depan pun pengangguran akan terjadi," pungkas dia.
Baca berita WartaKotalive.com lainnya di Google News
Ikuti saluran WartaKotaLive.Com di WhatsApp: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaYZ6CQFsn0dfcPLvk09
| Nani dan Suami Senang Libur Lebaran 2 Minggu di Jakarta, Kangen 15 Tahun tak Bertemu Anak |
|
|---|
| Maling Ayam di Subang Jabar Tewas saat Perayaan Idulfitri, Ditelanjangi, Dipukul Balok dan Ditembak |
|
|---|
| Upi Penyandang Disabilitas Mengeluh pada Pramono Anung Susah Lowongan Kerja dan KPDJ yang tak Cair |
|
|---|
| Wamenaker Noel Sambangi Habib Rizieq saat Perayaan Idulfitri, Bahas Demokrasi dan Toleransi |
|
|---|
| Sufmi Dasco Bocorkan Isi Pembicaraan Didit Hediprasetyo saat Silaturahmi ke Megawati, Ini Katanya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/cak-imkin-salat.jpg)