Selasa, 21 April 2026

Paus Fransiskus

Semakin Pulih! Paus Fransiskus Kembali ke Vatican, Usai Sebulan Dirawat di RS Gemelli

Semakin Pulih! Paus Fransiskus Kembali ke Vatican, Usai Sebulan Dirawat di RS Gemelli

Editor: Joanita Ary
DOK instagram @ewtnvatican
PAUS FRANSISKUS -- Usai dirawat selama lebih dari satu bulan di rumah sakit akibat menderita pneumonia bilateral, kondisi Paus Fransiskus semakin membaik dan akhirnya diizinkan untuk kembali ke Vatikan. 

WARTAKOTALIVECOM – Usai dirawat selama lebih dari satu bulan di rumah sakit akibat menderita pneumonia bilateral, kondisi Paus Fransiskus semakin membaik dan akhirnya diizinkan untuk kembali ke Vatikan.

Sebelum kembali ke Vatican, Paus Fransiskus bahkan menyempatkan diri menyapa dan memberkati lebih dari 3.000 simpatisan yang berkumpul di halaman rumah sakit.

Banyak dari mereka membawa bunga dan poster bertuliskan "selamat datang di rumah".

Refleksi hari Minggu Paus Fransiskus dibacakan oleh komentator TV/radio dan disebarkan kepada wartawan.

Dalam pesannya, dengan penuh kelembutan Paus Fransiskus menyerukan penghentian penggunaan senjata.

Dalam sambutannya, Paus Fransiskus menyoroti penderitaan rakyat Gaza serta korban perang di seluruh dunia.

Bahkan selama dalam masa perawatan di RS, Paus juga terus menyuarakan seruan perdamaian melalui teks-teks yang diterbitkan sebelum doa Angelus di Lapangan Santo Petrus.

Minggu ini, menjelang kepulangannya ke Casa Santa Marta untuk memulai dua bulan masa pemulihan, Paus Fransiskus berdoa bagi rakyat Palestina.

Ia menulis, “Saya sedih dengan dimulainya kembali serangan berat Israel di Jalur Gaza, yang menyebabkan banyak korban jiwa dan luka-luka.

Saya menyerukan penghentian segera penggunaan senjata dan keberanian untuk melanjutkan dialog, agar semua sandera dapat dibebaskan dan gencatan senjata yang abadi dapat tercapai.”

Disisi lain Paus Fransiskus menekankan situasi kemanusiaan yang sangat serius di Gaza, meminta komitmen mendesak dari pihak-pihak yang bertikai dan komunitas internasional.

Kemudian Paus Fransiskus mengungkapkan rasa syukurnya atas langkah-langkah menuju perdamaian di Kaukasus Selatan, di mana Armenia dan Azerbaijan sedang menuju perjanjian damai akhir.

“Semoga ini menjadi tanda harapan,” ujarnya,

“bahwa konflik lain juga dapat menemukan jalan resolusi melalui dialog dan niat baik.”

Dan sebelum mengakhiri pesannya, Paus Fransiskus mengajak umat Katolik untuk bergabung dalam doa bagi perdamaian, terutama di Ukraina, Palestina, Israel, Lebanon, Myanmar, Sudan, dan Republik Demokratik Kongo.

Sumber: KOMPAS
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved