Berita Jakarta
Pramono Terbuka Pendatang ke Jakarta Seusai Lebaran, tapi Berikan Syarat Ini
Pramono mengingatkan bagi pendatang yang tidak memiliki KTP, harus ada pihak yang menjamin dan memberikan kejelasan mengenai tujuan mereka di Jakarta.
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Mohamad Yusuf
WARTAKOTALIVE,COM, JAKARTA - Serbuan pendatang baru ke Jakarta usai mudik Lebaran Idulfitri, bukanlah hal baru alias menjadi tradisi setiap tahunnya.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jakarta Pramono Anung menekankan bagi pendatang baru harus memiliki kesiapan dalam bekerja dengan diimbangi keterampilan yang mumpuni.
“Bagi siapa pun mau datang ke Jakarta monggo, monggo saja. Tapi sekali lagi, kami tentunya sebagai pemerintah Jakarta mengharapkan orang yang datang ke Jakarta bisa capable (mampu) untuk bekerja dengan baik,” ucap Pramono kepada awak media di Balai Kota Jakarta, Jumat (21/3/2025).
Pramono menyebut jika tahun-tahun sebelumnya menerapkan operasi justisia atau razia kependudukan bagi pendatang baru.
Namun, di era kepemimpinannya pihaknya tak akan melakukan hal tersebut.
Baca juga: Amankan 126.736 Objek selama Arus Mudik Lebaran 2025, Kapolri Terjunkan 164.298 Personel
“Kita tidak boleh tidak memanusiawikan orang. Sehingga tidak ada operasi justisia yang dulu pernah ada. Saya melarang untuk itu,” ungkap Pramono.
Meski demikian, Pramono mengingatkan bagi pendatang yang tidak memiliki KTP, harus ada pihak yang menjamin dan memberikan kejelasan mengenai tujuan mereka berada di Jakarta.
“Maka itulah yang akan diterapkan. Lebih manusiawi, lebih terbuka, lebih transparan,” jelas Pramono.
Pramono menuturkan, agar pendatang baru siap untuk bekerja, maka pihaknya bakal mengadakan bursa kerja (job fair) dan membuka balai latihan kerja (BLK).
Baca juga: Apresiasi Penumpang, KAI Bagikan Scarf Eksklusif Karya Zaskia Adya Mecca Selama Masa Mudik Lebaran
Selain keterampilan teknis, BLK juga akan menyediakan pelatihan bahasa asing seperti Korea, Jepang, dan Mandarin.
“Salah satu handicap kita paling utama adalah di bahasa kalau kita berangkat ke luar negeri,” tambahnya.
Jumlah pendatang menurun
Sementara Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta memprediksi jumlah masyarakat yang akan mengadu nasib di Jakarta berkurang.
“Jumlah pendatang ke Jakarta dalam kurun waktu terakhir mengalami penurunan,” ucap Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil atau Dukcapil DKI Jakarta Budi Awaludin saat dihubungi Warta Kota, Jumat (21/3/2025).
Budi menjelaskan pendatang baru usai Lebaran tahun 2023 tercatat 25.9318 orang, sedangkan tahun 2024 16.207 orang.
Baca juga: Kapolres Metro Bekasi Minta Personelnya Humanis saat Pengamanan Mudik Lebaran 2025
| Profil Imam Basori: Intelijen Mabes Polri yang 'Mewakafkan' Diri Jadi Ketua RT di Jakarta Selatan |
|
|---|
| Fuadi Soroti Kinerja Pemprov DKI, Rano Karno Ajak PKB Perkuat Dukungan Program Prioritas |
|
|---|
| Suasana Hangat Halalbihalal Ratusan Keluarga Maninjau di Tanah Rantau Jabodetabek |
|
|---|
| Aksi Jaga Indonesia di CFD Bundaran HI, Puluhan Anak Muda Serukan Persatuan |
|
|---|
| Tambora Disisir Total! Pemkot Jakbar Turun Tangan, Warga Diingatkan Stop Okupasi Fasilitas Umum |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/MUDIK-LEBARAN-Suasana-PO-bus-di-Terminal-Kalideres-Jakarta-Barat-pada-Kamis-2032025.jpg)