Senin, 15 Juni 2026

Kerap Terjadi Pada Orang Dewasa, Cacar Api Bisa Sebabkan Nyeri Saraf hingga Komplikasi Infeksi Paru

acar api atau herpes zoster bisa menyebabkan nyeri saraf jangka panjang, bahkan komplikasi seperti infeksi paru, gangguan pendengaran

Tayang:
Penulis: Mochammad Dipa | Editor: Mochamad Dipa Anggara
Wartakotalive.com/Mochammad Dipa
Kanan-kiri: Sekretaris Kelompok Studi Herpes Indonesia (KSHI), Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI), Dr. dr. Hanny Nilasari, Sp.D.V.E., Subsp. Ven., FINSDV, FAADV, Ketua Satgas Imunisasi Dewasa Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (Papdi), Sukamto Koesnoe dan Konsultan Senior Ekonomi Kesehatan Kalta Bina Insani (KBI) Consulting and training, dr. Hasbullah Thabrany, MPH, Dr. P dalam konferensi pers bertajuk White paper vaksinasi dewasa dan lansia di Indonesia terfokus pada herpes zoster yang digelar di Aroem Resto & Cafe, Abdul Muis, Jakarta Pusat, Kamis (21/3/2025). 

“Nyeri saraf jangka panjang atau nyeri pascaherpes (NPH) pada lokasi ruam cacar api dapat berlangsung berbulan-bulan hingga bertahun-tahun setelah cacar api sembuh,” ujar dr. Hasbullah Thabrany dalam kesempatan yang sama.

NPH muncul pada lokasi ruam cacar api dan rasa nyeri dapat berlangsung berbulan- bulan hingga bertahun- tahun setelah ruam cacar api sembuh. 

Guru besar dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia itu mengatakan berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan 10-18 persen orang dengan cacar api akan mengalami NPH dan pasien cacar api yang sudah lanjut usia lebih berisiko untuk mengalami NPH yang lebih menyakitkan daripada pasien cacar api yang berusia lebih muda.

Ia menambahkan, cacar api yang muncul pada area wajah dapat berdampak pada mata dan mengakibatkan gangguan penglihatan.

Pada kasus langka, penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi seperti infeksi paru (pneumonia), gangguan pendengaran, radang otak, dan bahkan kematian.

Cacar api dan komplikasinya telah terbukti berdampak buruk pada kualitas hidup pasien dan kehidupan sehari-hari. Beberapa pasien, terutama pasien yang berusia lebih tua, kehilangan kemandirian mereka dan membutuhkan bantuan dari keluarga atau pengasuh berbayar. 

"Terdapat penurunan kualitas aktivitas pasien yang signifikan khususnya pada aktivitas sosial dan tidur," ucap dr. Hasbullah Thabrany.

Cacar api merupakan penyakit yang disebabkan oleh reaktovasi virus Varicella Zoster (VZV) yaitu virus penyebab cacar air.

Seseorang yang sembuh dari cacar air, maka virus tersebut akan tetap berada dalam tubuh dalam kondisi tidak aktif atau tertidur.

Virus tersebut dapat kembali aktif karena beberapa sebab misalnya stres sehingga menyebabkan imun tubuh menurun.

Orang dewasa berusia lebih dari 50 tahun dan lebih dari 18 tahun dengan kondisi imunokompromais seperti pasien yang sedang menerima kemoterapi, steroid dosis tinggi, imunodefisiensi dengan atau tanpa herpes zoster sebelumnya, dapat menerima vaksin herpes zoster.14.

Sumber: WartaKota
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
Live
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
VS
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
VS
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
VS
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved