Berita Bekasi
Pria yang Marah-marah Minta THR di Bekasi Bernama Suhada, Kapolsek: Dia Preman, bukan LSM
Setelah marah, kelompok ormas tersebut meminta petugas keamanan atau satpam perusahaan untuk mengarahkan menemui pimpinan.
Penulis: Rendy Rutama | Editor: Feryanto Hadi
Laporan jurnalis TribunBekasi.com, Rendy Rutama Putra
WARTAKOTALIVE.COM, BANTARGEBANG - Identitas anggota organisasi masyarakat (Ormas) di kawasan Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi yang viral setelah meminta uang Tunjangan Hari Raya (THR) ke perusahaan terungkap.
Kapolsek Bantargebang, Kompol Sukadi mengatakan nama yang bersangkutan adalah Suhada yang merupakan warga Bantargebang.
"Nama yang badan besar itu Suhada, warga Bantargebang," kata Sukadi saat dikonfirmasi Kamis (20/3/2025).
Namun Sukadi menjelaskan pihaknya hingga kini belum dapat menemui Suhada karena yang bersangkutan melarikan diri.
"Suhada itu kabur ke Gunung Putri. Preman saja dia, preman berkedok Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)," jelasnya.
Suhada sebelumnya dikecam lantaran marah setelah minta THR ke perusahaan dan dikasih Rp 20 ribu.
Setelah marah, Suhada dan rekannya meminta petugas keamanan atau satpam perusahaan untuk mengarahkan menemui pimpinan.
Sukadi menyampaikan pihaknya tengah melakukan penyelidikan hingga kini terhadap peristiwa yang sebelumnya terjadi Senin (17/3/2025) sekira pukul 11.00 WIB tersebut.
Selain itu pihaknya juga sudah mendatangi lokasi kejadian untuk menggali data.
"Kami sudah lakukan pengecekan ke lokasi dan berupaya menggali keterangan pihak terlibat," ucapnya.
Namun Sukadi menegaskan untuk pihak kelompok ormas yang rupanya warga Bantargebang itu belum dapat ditemui.
Terkhusus satu orang yang saat kejadian berupaya meminta bertemu kepada pimpinan perusahaan.
"Semalam sudah dilakukan mediasi, yang berempat enggak ketemu, terus tadi unit reskrim datang ke TKP untuk dilakukan pengecekan, tapi yang bersangkutan masih dicari keberadannya untuk dimintai keterangan," ujarnya.
Sementara Sukadi belum dapat memutuskan apakah kelompok ormas yang meminta THR itu termasuk unsur pidana atau tidak.
| Mensos RI Gus Ipul Buka Open House Sekolah Rakyat, Sejumlah Tokoh Diajak Lihat Langsung |
|
|---|
| Mobil Dapur MBG Tabrak Pedagang di Bekasi, Tri Adhianto Desak SPPG Evaluasi Pola Kerja Pegawai |
|
|---|
| Palang Pintu Kereta Otomatis Terpasang di Perlintasan Jalan Ampera Bekasi Timur |
|
|---|
| Plt Bupati Teken MoU, PSEL Akan Segera Dibangun di Kabupaten Bekasi |
|
|---|
| DPRD Kota Bekasi Dorong Flyover Bulak Kapal Terintegrasi Jalur Kereta Cikarang-Manggarai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Preman-di-Bekasi-minta-THR.jpg)