Wow, Menteri ATR Nusron Wahid Analogikan Seskab Teddy dengan Sahabat Rasulullah
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menganalogikan, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dengan sosok sahabat Rasulullah, Sayyidina Ali.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Menteri Agraria dan Tata Ruang atau Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menganalogikan, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dengan sosok sahabat Rasulullah, Sayyidina Ali bin Abi Thalib.
Hal itu dikatakan Nusron untuk menanggapi stigma soal kenaikan pangkat Teddy di satuan TNI AD dari Mayor menjadi Letnan Kolonel (Letkol).
"Kenaikan pangkat dari mayor itu apa? (letkol), yah memang tidak berlebihan dan sudah seharusnya. Kecuali dari mayor lalu menjadi jenderal bintang empat," ujar Nusron yang dikutip dari akun YouTube Total Politik pada Senin (17/3/2025).
Nusron memandang, Teddy memiliki prestasi untuk merasakan kenaikan pangkat satu tingkat dari yang sebelumnya.
Dia meminta kepada masyarakat agar tidak selalu memaknai seorang tentara mendapatkan kenaikan pangkat harus yang berada di medan perang.
Baca juga: Kritikan Keras Ketua Umum PP GPA Soal Kenaikan Pangkat Sekab Teddy, Melanggar UU
Nusron mengingatkan, perjuangan Teddy untuk mendapati posisi saat ini memerlukan kerja keras dan ketekunan.
Setelah lolos dalam Akademi Militer (Akmil), Teddy mengikuti seleksi kembali untuk menjadi Asisten Ajudan Presiden RI Jokowi beberapa tahun lalu, kemudian diangkat menjadi Ajudan Menteri Pertahanan Prabowo hingga Seskab Prabowo.
"Mendampingi dan memberikan masukan serta memiliki kepekaan sosial sendiri, itu kan perang juga bos. Sekarang posisi Seskab kan, posisinya tidak setara dengan (Menteri) di Kabinet, dia itu di bawah Sekretaris Militer Presiden (Sesmilpres), yang membantu tugas-tugas kepresidenan di bidang militer dan lain-lain sepanjang dibutuhkan," imbuhnya.
"Jadi tidak posisi Seskab seperti dulu lagi seperti Mas Pramono Anung dulu, bukan selevel menteri," lanjutnya.
Kata dia, orang yang mengkritik kenaikan pangkat Teddy biasanya pihak yang cemburu dan tidak mengerti duduk perkara. Saking ingin membela Teddy, Nusron menganalogikan beban tugas Teddy seperti halnya sahabat Rasulullah SAW, Sayyidina Ali.
"Saya melihat ini Pak Teddy sangat mumpuni, Seskab. Prestasinya bagus dan Presiden nyaman, kemudian Pak Presiden punya kewenangan untuk itu juga," ujarnya.
Baca juga: Panglima TNI Buka Suara Perihal Kenaikan Pangkat Teddy Indra Wijaya Jadi Letkol
Nusron juga menanggapi sentimen publik bahwa kenaikan pangkat Teddy terlalu cepat di bidang militer dari jadwal yang ada. Kata dia, orang yang berprestasi berhak mendapat apresiasi yang baik dari seorang pemimpin.
"Justru malah tidak adil orang punya prestasi tidak dihargai, dulu zaman-zaman Nabi juga ada Sayyidina Ali itu, juga orang paling muda, masih bocah. Orang pertama kali masuk Islam, dikasih peranan lebih sama Rasulullah karena pintar dibanding sahabat-sahabat nabi yang lain," jelasnya.
Menurut dia, Rasulullah sampai berkata 'Anna madiinatul 'ilm wa'aliyu babuha' (saya adalah kota ilmu dan Ali adalah pintu gerbangnya).
Dia berujar, Rasulullah mengatakan hal itu karena menghargai kehebatan dari sosok Sayyidina Ali.
"Kalau sekarang Pak Prabowo adalah kepala negara, Pak Teddy adalah babuha, pintunya untuk masuk kepada Pak Prabowo. Dia punya kecerdasan dan keahlian seperti itu," katanya.
"Itu juga tugas dan bagian dari perjuangan patriotisme dari seorang prajurit untuk membawa misi kenegaraan, bukan kepentingan pribadi," tutupnya.
| Tangis Al di Pelukan Seskab Teddy: Saya Ingin Sekolah, Pak |
|
|---|
| Alasan Pegawai Pajak Minta Prabowo dan Gibran Mundur, Agar Korupsi Pajak dan Perbankan Terungkap |
|
|---|
| Usai Rayakan Ultah Seskab Teddy di Paris, Prabowo Unggah Momen Syukuran Ultah ke-67 Titiek Soeharto |
|
|---|
| Anak Buah Purbaya Minta Presiden Prabowo dan Wapres Gibran Segera Mundur, Kirim Surat Terbuka |
|
|---|
| Di Balik Sorotan, Seskab Teddy Rayakan Ultah ke-37 Sederhana Saat Tugas di Paris |
|
|---|