Kamis, 16 April 2026

Cuaca Ekstrem

Waspada, BPBD Jakarta Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 13–15 Maret 2025

Kepala BPBD Jakarta Isnawa Adji mengingatkan masyarakat untuk waspada, sebab menurut prediksinya 13-15 Maret ini ada cuaca ekstrem.

Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Valentino Verry
Wartakotalive/Leonardus Wical Zelena Arga
CUACA EKSTREM - Kepala BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji memperingatkan warga Jakarta dan sekitarnya. Sebab pada 13-15 Maret ini ada cuaca eksrem. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk tiga hari ke depan, 13 sampai 15 Maret 2025.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, berdasarkan data BMKG, wilayah Jakarta diperkirakan akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam beberapa hari ke depan.

“BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan siaga menghadapi potensi banjir akibat cuaca ekstrem,” ujar Isnawa dalam keterangannya, Jumat (14/3/2025).

Dia menuturkan, informasi terbaru mengenai kondisi banjir dapat dipantau melalui pantau banjir.jakarta.go.id. Bila menemukan potensi genangan atau banjir warga juga dapat melapor melalui aplikasi JAKI.

Baca juga: Warga Diminta Waspada, BPBD Jakarta Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem hingga Akhir Pekan Ini

Isnawa mengatakan, masyarakat juga dapat memantau tinggi muka air melalui bpbd.jakarta.go.id/waterlevel serta dapat mengunduh buku panduan kesiapsiagaan melalui tiny.cc/bukusakusiagabanjir.

“Dalam kondisi darurat, warga diimbau segera menghubungi call center Jakarta Siaga di 112,” jelas dia.

Sebelumnya diberitakan, banjir rob diprediksi kembali terjadi di pesisir utara Jakarta pada 28-29 Maret 2025.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jakarta saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Selasa (11/3/2025).

Adapun hal tersebut berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Baca juga: Gubernur Pramono Anung Klaim Modifikasi Cuaca Berhasil Hentikan Cuaca Ekstrem

“Tadi sudah dapat laporan dari Pak Maruli bahwa 28-29 kemungkinannya banjir rob lagi,” ucap Pramono.

Pihaknya, kata dia, akan mengaktifkan pompa-pompa air di wilayah terdampak sebagai langkah mitigasi.

“Tapi enggak apa-apa lebih baik saya diinformasikan untuk kita antisipasi agar pompa-pompa yang ada di utara nanti kita akan aktifkan kembali seperti yang kemarin,” ucap Pramono.

Sekretaris Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Maruli Sijabat telah menyiapkan langkah-langkah darurat, termasuk kemungkinan evakuasi jika situasi memburuk.

“Apabila diperlukan adanya pengungsian, mqka kita akan siapkan sarana untuk evakuasi dengan menggunakan perahu yang sudah diberikan ini juga bisa kita maksimalkan,” ungkap Maruli.

Dia juga mengatakan potensi banjir rob ini terkait dengan fenomena pasang perigee di bulan Maret. 

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved