Selasa, 7 April 2026

Berita Nasional

Prabowo Murka Kasus MinyaKita yang Isinya Disunat 

Presiden Prabowo marah dengan maraknya kasus Minyakita 1 liter disunat. Demikian diungkapkan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono

Penulis: Alfian Firmansyah | Editor: Budi Sam Law Malau
Dokumentasi Sekretariat Presiden
PRABOWO MURKA -- Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (12/3/2025). iA mengungkapkan  bahwa Presiden RI Prabowo Subianto marah atau murka dengan maraknya kasus Minyakita 1 liter disunat. (Dokumentasi Sekretariat Presiden) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengungkapkan  bahwa Presiden RI Prabowo Subianto marah dengan maraknya kasus Minyakita 1 liter disunat. 

Menurut Sudaryono, Prabowo berpesan agar semua pihak untuk tidak menari di atas penderitaan masyarakat.

"Jangan sampai hanya ingin untung sesaat kemudian rakyat banyak dikorbankan, mengurangi timbangan, mengurangi kualitas, mengurangi volume, itu kan jelas kejahatan. Kalau kita ngomongin agama itu udah ada di Al-Qur'an tuh mengurangi timbangan itu neraka ancamannya," kata Sudaryono di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (12/3/2025).

Baca juga: Minyak Goreng Minyakita tak Sesuai Takaran, Pramono Anung: Kami Dukung Tindakan Tegas Pemerintah

Sudaryono berujar, oknum-oknum yang merugikan rakyat harus ditindak tegas. 

Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah itu menyebutkan komitmen Prabowo yang ingin memberikan pelayanan terbaik untuk rakyat baik terhadap produk dan jasa.

"Juga akan ditindak tegas, kalau sekarang Pak Prabowo ingin sekali rakyat mendapatkan kualitas pelayanan baik produk, jasa. Dengan kualitas yang baik dan semestinya, ya harusnya 1 liter dengan kualitas tertentu minyak goreng ya harus segitu," tuturnya. 

Selanjutnya saat ditanya apakah Prabowo marah mendengar kasus Minyakita disunat, Sudaryono menyebut tidak ada pihak yang tidak marah. 

Menurutnya, Prabowo meminta semua pihak yang mencurangi rakyat ditindak tegas.

"Ya gimana masa tidak marah, orang rakyat banyak yang kena, yang marah tidak hanya Presiden, kita semua marah kan, makanya kita minta media semua kita lihat," tuturnya. 

Baca juga: Penemuan Satgas Pangan Bareskrim Polri, Takaran MinyaKita Tak Sesuai Ukuran di 3 Pasar

"Intinya tidak ada orang kebal hukum di Indonesia menurut Presiden mengatakan seperti itu, siapa pun yang melanggar apalagi merugikan rakyat banyak ya kita harus tegas. Dengan ketegasan kita, maka akan ada juga efek jera, orang kan juga tidak akan mengulangi," imbuhnya. 

Diketahui, terjadi aksi curang mengurangi takaran minyak goreng Minyakita.

Isi minyak goreng Minyakita kemasan 1 liter disunat menjadi 750 sampai 800 mililiter (mL).

Penemuan pengurangan takaran Minyakita disampaikan Menteri Pertanian RI (Mentan) Andi Amran Sulaiman.

Pelanggaran itu ditemukan Amran saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan sembilan bahan pokok di Pasar Jaya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (8/3/2025).

"Ini merupakan pelanggaran serius, Minyakita kemasan yang seharusnya berisi 1 liter ternyata hanya memiliki volume 750 hingga 800 mililiter," ujar Amran dalam keterangan resminya, Sabtu.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved