Lifestyle
Dua Perawatan Kulit Populer Skin Booster dan Kolagen Stimulator, Ketahui Perbedaan dan Manfaatnya
Kenali perbedaan cara kerja skin booster dan kolagen stimulator yang bertujuan meningkatkan kesehatan dan penampilan kulit.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Dalam dunia perawatan kulit modern, skin booster dan kolagen simulator menjadi dua perawatan yang semakin populer untuk mengatasi tanda-tanda penuaan serta meningkatkan kualitas kulit dari dalam.
Keduanya sering dianggap solusi efektif untuk mereka yang ingin mendapatkan kulit sehat, cerah, dan kenyal tanpa melalui prosedur bedah.
Jika Anda sedang mempertimbangkan dua perawatan ini, ketahui dulu perbedaan dan manfaatnya.
Skin booster dan kolagen stimulator ialah dua jenis perawatan kulit yang punya tujuan yang mirip, yaitu meningkatkan kesehatan dan penampilan kulit, tapi cara kerjanya berbeda.
Di Indonesia, dua perawatan ini berkembang seiring tren perawatan kecantikan dari Korea Selatan (K-beauty) berkembang berkat pengaruh menonton artis dalam drama korea atau anggota idol group yang memiliki kulit yang lembap, kenyal, dan glowing.
Ditambah, banyak beauty influencer mulai membagikan pengalaman di media sosial mereka tentang dua perawatan ini yang membuat skin booster dan kolagen stimulator semakin dikenal.
Bagaimana cara kerja kolagen stimulator? Treatment ini bekerja dengan merangsang produksi alami di dalam kulit dengan suntikan.
Di mana bahan aktif yang digunakan bahan-bahan seperti asam polilaktat (PLLA), kalsium hidroksiapatit (CaHA), atau asam hialuronat.
Di sisi lain, cara kerja skin booster ialah menyuntikkan beberapa komponen zat aktif ke lapisan kulit, seperti DNA Salmon yang sedang viral atau asam hialuronat (HA), dengan tujuan menstimulasi pembentukan kolagen dan elastis.
"Bagi orang yang telah menjalani perawatan perawatan kolagen stimulator nantinya ia akan memiliki kulit wajah yang kencang, halus dan glowing berkat peningkatan jumlah kolagen yang distimulasi oleh zat aktif," ungkap Kepala dokter BeautyXpert Clinic, Cynthia Jayanto, dalam keterangan resmi, Senin (10/3/2025).
Lebih lanjut dikatakan, dengan sifatnya yang meningkatkan produksi kolagen alami, perawatan kolagen stimulator cocok untuk orang dengan masalah tanda penuaan dini, seperti kulit kendur, keriput dan mengembalikan volume wajah yang hilang.
"Tapi, hasilnya tidak instan karena kulit wajah masih butuh waktu dalam memproduksi kolagen. Namun efeknya bersifat bertahan lama, yaitu bisa bertahan hingga 1 hingga 2 tahun," ucapnya.
Skin booster
Sedangkan, untuk orang yang sudah menjalani perawatan skin booster pun manfaat yang dirasakan nggak main-main.
Cynthia menyebutkan, nantinya ia akan punya kulit wajah yang lebih segar, lembap dan kenyal berkat regenerasi sel yang dipacu oleh nutrisi skin booster.
| Verse Lite Hotel Gajah Mada Raih Agoda Golden Circle Awards |
|
|---|
| Kebutuhan Napas Segar Saat Puasa, Picu Lonjakan Penjualan Oral Care di Bulan Ramadan |
|
|---|
| Rendahnya Kesadaran Menyikat Gigi dengan Benar, TeethTalk Academy Dorong Edukasi Lewat Media Sosial |
|
|---|
| BLIV Hadir di Indonesia, Bawa Hair Dryer Plasma Ion untuk Styling Lebih Cepat |
|
|---|
| MODENA Hadirkan Velvet Series, Cooker Hood dengan Desain Matte Premium |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Treatment-perawatan-kulit-kolagen-stimulator.jpg)