Sabtu, 16 Mei 2026

Pertamax Dioplos Pertalite

Ini Harapan Warga Buat Presiden Prabowo Subianto Soal Pertamax Oplosan, Dirut Pertamina Minta Maaf

Ini Harapan Warga Buat Presiden Prabowo Subianto Soal Pertamax Oplosan, Menteri BUMN Erick Thohir Harus Tanggung Jawab, Dirut Pertamina Minta Maaf

Tayang:
Editor: Dodi Hasanuddin
Kompas TV
BANTAHAN KEJAGUNG -- Kejaksaan Agung (Kejagung) dengan tegas membantah pernyataan PT Pertamina Patra Niaga yang mengklaim bahwa tak ada pengoplosan atau blending Pertamax dengan Pertalite. Untuk itu Direktur Penyidikan Jampidsus Kejaksaan Agung, Abdul Qohar menyampaikan pihaknya bekerja dengan banyak alat bukti. 

Minta Maaf

Dikutip dari Tribunnews.com, Direktur Utama (PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri menyampaikan permintaan maaf secara terbuka ke masyarakat atas munculnya kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang Pertamina yang merugikan negara ratusan triliun rupiah.

Kasus ini kini diusut oleh Kejaksaan Agung dan telah menetapkan sembilan tersangka.

"Menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia atas peristiwa yang terjadi beberapa hari terkahir ini," kata Simon dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube Pertamina pada Senin (3/3/2025).

Baca juga: Pertamina Akhirnya Minta Maaf Perihal Korupsi Rp194 Triliun, Janji Akan Perbaiki Sistem

Simon mengatakan, peristiwa ini sebagai pukulan berat sekaligus ujian besar bagi perusahaan energi pelat merah tersebut.

"Ini tentunya adalah peristiwa yang memukul kita semua, menyedihkan juga bagi kami dan tentunya kami ini adalah salah satu ujian besar yang dihadapi oleh Pertamina," ujarnya.

Simon mengapresiasi langkah hukum yang telah diambil Kejaksaan Agung dalam mengusut dugaan korupsi terkait impor minyak mentah dan produk kilang pada periode 2018–2023.

Dia menegaskan Pertamina mendukung penuh proses hukum yang berjalan dan pihaknya berkomitmen mengedepankan prinsip good corporate governance dalam mengelola Pertamina.

"Tentunya ini menjadi kesempatan bagi kami untuk terus memperbaiki diri. Kami juga menyakini dan sangat menyadari bahwa kejadian yang kemarin Sangat membuat resah di masyarakat," tegasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com 

Sumber: WartaKota
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved