Novel Baswedan Buka Suara Terkait Video Pengakuan Hasto Kristiyanto Pernah Bertemu Dirinya
Video Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto yang beredar luas Sabtu (22/2/2025) mendapat respon dari Novel Baswedan.
Menurut Hasto, bukan PDIP yang mengarsiteki Revisi UU KPK. Dia menyebut, pelemahan KPK dilakukan oleh Jokowi demi melindungi Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution yang saat itu maju dalam kontestasi pilkada.
”Bahwa pelemahan KPK dilakukan oleh Presiden Jokowi, kemudian dampaknya dituduhkan kepada PDI Perjuangan. Ini jawaban buat Mas Novel Baswedan,” ujarnya.
Belum diketahui pasti sumber video tersebut. Baik waktu maupun lokasi pembuatannya.
Namun, video itu beredar selang beberapa hari setelah KPK memanggil, memeriksa, dan menahan Hasto pada Kamis, 20 Februari 2025.
KPK menahan Hasto lantaran elite PDIP itu diduga telah melakukan perintangan penyidikan atau obstruction of justice.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.
| Desak Pembentukan TGPF, Ini Kekhawatiran Novel Baswedan pada Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus |
|
|---|
| Terorganisir, Novel Baswedan Sebut Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus untuk Menghilangkan Nyawa |
|
|---|
| Kasus Novel Baswedan Kembali Terulang, Kini Aktivis KontraS Disiram Air Keras |
|
|---|
| Korupsi Bansos Keluarga Miskin Rp 200 Miliar, Kakak Hary Tanoesoedibjo Diperiksa KPK Segera |
|
|---|
| Jumlahnya Miliaran Rupiah, Ini Sumber-sumber 'Upeti' yang Bikin Wali Kota Madiun Maidi Dibekuk KPK |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Eks-Penyidik-Senior-KPK-Novel-Baswedan-Pertanyakan-Sprintkap.jpg)