Efisiensi Anggaran
Rano Karno Pastikan Program Bersama Pramono Anung Tidak Terganggu Efisiensi Anggaran
Rano Karno mengatakan beroperasinya pemerintah pusat di Jakarta, dirinya mengaku tak kesulitan untuk mengirit biaya perjalanan dinas.
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Dian Anditya Mutiara
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — Wakil Gubernur (Wagub) Jakarta terpilih Rano Karno alias bang Doel buka suara terkait efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah pusat.
Dia mengaku akan mengikuti arahan tersebut dengan salah satunya melalui pengurangan perjalanan dinas.
"Kebetulan kalau perjalanan Dinas Jakarta enggak terlalu jauh," kata Rano Karno baru-baru ini.
Menurutnya, dengan beroperasinya pemerintah pusat di Jakarta, dia mengaku tak kesulitan untuk mengirit biaya perjalanan dinas.
Tetapi, yang paling berdampak adalah kepala daerah yang tinggal jauh dari Jakarta.
"Teman-teman kita yang perjalanan dinas ke Jakarta karena harus koordinasi ke pusat. Mungkin tidak semua, 50 persen dikurangi supaya koordinasi dengan pemerintah pusat tetap terjadi," jelas dia.
Baca juga: Sri Mulyani Pastikan KIP Tidak Kena Efisiensi Anggaran, Ekonom: Investasi Jangka Panjang
Tak hanya itu, bersama Pramono dia juga akan melakukan efisiensi anggaran di setiap pelaksaan rapat.
"Kemudian, rapat-rapat enggak perlu di hotel. Tapi, jangan juga semua dipotong habis, kasihan hotel yang lain, okupansinya akan semakin menurun," ucap bang Doel.
Bang Doel juga memastikan, bahwa program kampanye Pram-Doel tidak terdampak kebijakan efisiensi anggaran.
Sehingga, semua program yang dikampanyekan pada Pilkada 2024 lalu tidak akan terganggu.
Dia menyebut Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI cukup merealisasikan program kampanye lalu.
Apalagi, menurutnya, Jakarta termasuk provinsi yang bisa mandiri.
Baca juga: Erick Thohir Dipuji DPR, Sudah Lebih Dulu Terapkan Efisiensi Anggaran
"Secara APBD Jakarta itu sebetulnya mandiri. Sangat bisa untuk hidup mandiri," ujarnya.
Pihaknya, kata dia, setelah mendapat laporan dari Tim Transisi Pram-Rano.
Adapun efisiensi anggaran yang bisa dilakukan di Jakarta berkisar Rp 38 miliar.
| Efisiensi Anggaran, Plt Bupati Bekasi Bakal Rampingkan Dinas, Birokrasi Gemuk Dipangkas |
|
|---|
| DPRD Kabupaten Bekasi Desak Perampingan OPD untuk Efisiensi Anggaran, Bupati Terkesan Lambat |
|
|---|
| Purbaya Ubah Efisiensi Anggaran Sri Mulyani: Itu Bukan Efisiensi Tapi Motong Anggaran, Efisiensi Itu |
|
|---|
| Gubernur Pramono Pastikan Efisiensi Anggaran Tidak Berlaku Untuk Kartu Jakarta Pintar dan KJMU |
|
|---|
| Pemkab Bekasi Sukses Ikuti Saran Presiden Prabowo Soal Efisiensi Anggaran, Surplus Hingga Rp 4,62 M |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Rano-Karno-periksa-kesehatan-di-Jakarta234.jpg)