Berita Bogor

Danau Lido Bogor Menyusut 24 Hektar, Menteri Hanif Minta 10 Hektar Dikembalikan ke Fungsi Aslinya

Danau Lido di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, mengalami penyusutan dan pendangkalan hingga mencapai 24 hektar yang harus segera ditangani.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Junianto Hamonangan
Warta Kota/Hironimus Rama
SEDIMENTASI DANAU LIDO - Danau Lido di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengalami pendangkalan. Tampak sedimentasi terjadi di Danau Lido pada Sabtu (1/2/2025). 

WARTAKOTALIVE.COM, CIGOMBONG - Danau Lido di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengalami penyusutan dan pendangkalan.

Hal itu diungkapkan Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, saat meninjau kondisi Danau Lido di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (1/12/2025).

"Berdasarkan data dari Kementerian PU (Pekerjaan Umum), luas waduk Lido ini sekira 35 hektar. Namun saat ini luasnya hanya sekira 11 hektar atau menyusut 24 hektar," kata Hanif.

Dia menjelaskam Danau Lido ini penting karena menjadi sumber penghidupan masyarakat Cigombong.

Tak hanya itu, danau ini juga menjadi sumber air bagi Daerah Aliran Sungai (DAS) Cisadane yang menyuplai air bagi banyak orang di hilir. 

"Danau ini harus kita kembalikan ke fungsi aslinya dan pengawasannya diperketat," ujarnya.

Baca juga: BREAKING NEWS Lahan Danau Lido di Cigombong Bogor Berkurang 24 Hektar, Menteri LH: Segera Restorasi

DANAU LIDO MENYUSUT - Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, meninjau kondisi Danau Lido di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (1/12/2025). Danau Lido mengalami penyusutan lahan sekira 24 hektar akibat pembangunan infrastruktur masif di wilayah Cigombong, Kabupaten Bogor.
DANAU LIDO MENYUSUT - Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, meninjau kondisi Danau Lido di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (1/12/2025). Danau Lido mengalami penyusutan lahan sekira 24 hektar akibat pembangunan infrastruktur masif di wilayah Cigombong, Kabupaten Bogor. (Warta Kota/Hironimus Rama)

Dari 24 hektar yang telah beralih fungsi, lanjut Hanif, area yang harus dikembalikan fungsinya menjadi badan air perkiraan mencapai 10 hektar.

"Perkiraan saya 10 hektar harus direstorasi kembali menjadi badan air karena fungsi hidrologisnya sangat penting," paparnya. 

Dia menjelaskan semakin banyak tabungan air di hulu maka akan sangat baik bagi kawasan di hilir. 

"Semakin banyak area yang harus direstorasi, ya semakin baik. Kita akan perintahkan restorasi sesuai data yang kita miliki," tutur Hanif.

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) akan memerintah pengelola KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) Lido untuk melakukan restorasi area Danau Lido yang telah beralih fungsi menjadi taman.

"Kita ada namanya paksaan pemerintah. Namun hal ini dilakukan setelah tim pengawas dari KLH melakukan tugasnya. Ada batas waktu yang kita tentukan dalam paksaan pemerintah ini. Jika paksaan pemerintah tidak dilakukan maka cara represif akan dilakukan," tandas Hanif. 

Sebagai informasi, area Danau Lido mengalami pendangkalan dan penyusutan karena masifnya pembangunan infrastruktur di kawasan Cigombong

Salah satunya pembangunan hotel milik MNC Land sebagai pengelola KEK Lido.

Pantauan Wartakotalive.com, sebagian area Danau Lido yang menyusut telah dialihfungsikan menjadi taman. Area tersebut berada di belakang hotel yang sedang dibangun MNC Land.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved