Rabu, 15 April 2026

Viral Media Sosial

Viral Berburu Koin Jagat, Ketua DPRD DKI Minta Warga Tak Instan Mendapatkan Uang

Menurut Khoirudin, publik cenderung ingin cara yang instan mendapatkan uang, sehingga tawaran berburu Koin Jagat

istimewa
Koin Jagat saat ini sedang diburu generasi muda yang suka main game online. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Koin Jagat yang saat ini viral di media sosial, mendapat sorotan dari berbagai kalangan.

Salah satunya datang dari Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin.

Khoirudin menilai permainan yang mengandung unsur peruntungan ini membawa masyarakat tergiur dengan hadiah atau penukaran koin dengan angka fantastis.

Bagi yang menemukannya bisa mendapat duit hingga Rp 100 juta.

“Ini dampak dari hidup yang semakin susah, pekerjaan susah sementara biaya untuk gaya hidup tinggi, jangan sampai ini meresahkan masyarakat,” kata Khoirudin prihatin dari keterangannya pada Senin (20/1/2025).

Baca juga: Generasi Muda Gandrung Cari Koin Jagat, Polda Metro Jaya Belum Terima Laporan Fasos dan Fasum Rusak

Menurut Khoirudin, publik cenderung ingin cara yang instan mendapatkan uang, sehingga tawaran berburu Koin Jagat ini banyak diminati dan diserbu masyarakat.

Selain itu warga juga mudah terprovokasi dengan hal-hal yang halu.

“Karena disebutkan dalam aplikasi bahwa Koin Jagat ini tersimpan di tempat tersebunyi, akhirnya fasilitas publik yang dirusak untuk cari-cari Koin Jagat ini,” ucap Khoirudin dari PKS.

Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Khoirudin (kanan) dan Pj Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi (kiri) usai rapat paripurna pengumuman penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur periode 2025-2030 di DPRD DKI Jakarta, Selasa (14/1/2025)
Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Khoirudin (kanan) dan Pj Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi (kiri) usai rapat paripurna pengumuman penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur periode 2025-2030 di DPRD DKI Jakarta, Selasa (14/1/2025) (Wartakotalive/Fitriyandi Al Fajri)

Kemudian lanjut Khoirudin, sayangnya pencarian Koin Jagat ini kemudian justru merusak beberapa fasilitas publik yang ada di tempat-tempat ikonik tersebut.

Mulai dari lantai yang dicungkil, pot pohon yang diangkat dan dipindahkan serta pohon yang dirusak.

“Hal ini tentu saja merugikan dan meresahkan pihak Pemprov dan Pemda setempat yang harus memperbaiki kerusakan-kerusakan tersebut,” sebutnya.

Khoirudin mengimbau, agar masyarakat bersikap dan berpikir lebih rasional dengan tawaran permainan Koin Jagat ini.

Baca juga: Soal Permainan Koin Jagat, Menteri PPPA: Masyarakat Gampang Percaya, Harus Disadarkan

 “Jika ingin mendapatkan penghasilan maka harus bekerja atau mengembangkan usaha, ketimbang berburu koin yang masih belum jelas,” sambungnya lagi.

Khoirudin berharap, Pemerintah dalam hal ini Kementerian Kominfodigi sebaiknya memanggil pengembang aplikasi Koin Jagat ini dan diminta untuk menghentikan aplikasi ini, karena dampak yang ditimbulkan terhadap fasilitas publik dan psikologi masyarakat.

“Jangan menyesal belakangan, jika tindakan pencegahan didepan tidak kita ambil,” pungkasnya.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved