Jumat, 24 April 2026

Pembunuhan

Nanang Gimbal Tusuk Aktor Sandy Permana Hingga Tewas, Begini Motif dan Kronologinya

Kombes Wira Satya beberkan penyebab Nanang Gimbal menusuk aktor sinetron Sandy Permana hingga tewas, Minggu (12/1/2025).

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Sigit Nugroho
WartaKota/Miftahul Munir
Konferensi pers pembunuhan Sandy Permana di Polda Metro Jaya, Kamis (16/1/2025). 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Aktor sinetron Sandy Permana tewas di tangan tetangganya bernama Nanang Gimbal di Perumahan Cibarusah Jaya Blok H 4 Nomor 20 RT 05 RW 08 Desa Cibarusah Jaya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (12/1/2025).

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya mengatakan, korban dan tersangka bertetangga sejak tahun 2017.

Pada tahun 2019, Sandy ingin mengadakan acara pesra pernikahan dan mendirikan tenda dekat rumahnya.

Namun, kata Wira, tenda itu memasuki pekarangan rumah Nanang Gimbal dan melakukan pemotongan pohon tanpa izin.

"Tersangka tidak menegur korban, karena tersangka tahu korban sangat pemarah. Atas perbuatan korban tersebut tersangka merasa sakit hati dan menyimpan dendam kepada korban," kata Wira di Mapolda Metro Jaya, Kamis (16/1/2025).

Setelah acara itu, korban dan tersangka hubungannya tidak harmonis serta tak saling sapa ketika bertemu.

Pada tahun 2020, tersangka dan keluarga memutuskan untuk menjual rumah yang bersebelahan dengan korban.

Baca juga: Istri Sandy Permana Minta Polisi Hukum Nanang Gimbal Seberat-beratnya

Lalu, Nanang Gimbal memutuskan untum mengontrak rumah yang masih satu komplek tapi beda blok.

"Tersangka mengontrak rumah ke blok lain, namun masih dalam lingkup perumahan tersebut yaitu di Blok H 5 Nomor 1," jelas Wira.

Pada Oktober 2024, lanjut Wira, di lingkungannya ada kegiatan rapat untuk mengganti ketua RT, karena diduga melakukan perselingkuhan dengan salah seorang warga.

Saat itu, korban adu argumen dengan istri ketua RT 05 RW 08 Cibarusah dan sempat mengeluarkan nada tinggi.

Wira menerangkan bahwa hal itu memicu pembelaan dari tersangka kepada istri ketua RT, agar korban tidak berteriak menghadapi seorang wanita.

Baca juga: Kronologi Pembunuhan Sandy Permana, Nanang Gimbal Sakit Hati Diludahi

"Lalu tersangka menegur korban dengan kalimat 'nggak usah teriak-teriak, biasa saja'. Korban melotot dan membalas ucapan tersangka 'lo bukan warga sini, nggak usah ikutan'," terang Wira meniru ucapan korban dan tersangka.

Sejak itu, tersangka semakin dendam dengan korban.

Lalu, Sandy sempat kirim pesan lewat WA istri Nanang Gimbal, karena merasa diserang.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved