Berita Nasional
Polemik Pengangkatan Stafsus, Meutya Hafid Tak Tahu Rudi Sutanto Buzzer yang Dulu Serang Prabowo
Pengangkatan Rudi Sutanto sebagai Staf Khusus Menteri Bidang Strategis Komunikasi Komdidi jadi polemik di masyarakat
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Pengangkatan Rudi Sutanto sebagai Staf Khusus Menteri Bidang Strategis Komunikasi di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Senin (13/1/2025) ramai diperbincangkan publik.
Di media sosial, warganet menyinggung sosok pemilik akun X @Kurawa itu
Kurawa, pada masa-masa sebelumnya, sering memberikan komentar mengenai Prabowo Subianto dengan nada menyerang bahkan mengejek.
Maka dari itu, publik heran mengapa Rudi Sutanto justru diangkat menjadi pejabat penting di pemerintahan Prabowo Subianto
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, mengaku tidak mengetahui sosok Rudi Sutanto sebelumnya
Baca juga: Dua Gadis di Jaksel Dijerumuskan ke Dunia Prostitusi, cuma Digaji Rp,3,5 Juta setelah Layani 70 Pria
Rudi, yang juga diketahui dikenal dengan nama Rudi Valinka, menjadi sorotan setelah dikaitkan dengan akun pendengung atau buzzer di media sosial X (@kurawa).
Meutya mengatakan, ia tidak mau berspekulasi mengenai Rudi yang dihubungkan dengan buzzer.
Meutya juga menambahkan bahwa ia tidak terlalu aktif di Twitter, sehingga tidak mengetahui banyak soal Rudi di media sosial.
"Saya enggak tahu. Saya juga enggak terlalu main Twitter. Enggak tahu,” ujar Meutya, Senin (13/1/2025).
Meutya menjelaskan, Rudi dipilih untuk menjadi stafsus karena memiliki keahlian dalam bidang strategi komunikasi, yang tercermin dari riwayat hidup (CV) yang diterima pihak kementerian.
"Saya enggak tahu ya. Rudi Sutanto yang saya kenal Rudi Sutanto, jadi saya tidak tidak mau berspekulasi mengenai apa, siapa Rudi Sutanto."
Baca juga: Jokowi Jenguk Cak Nun, Rudi Kurawa Valinka Ungkit Kisah Rasulullah SAW saat Jenguk Pembencinya
“Dari CV yang kami terima, beliau memang juga adalah strategi komunikasi,” ujar Meutya.
Ia pun berharap kehadiran Rudi dapat memberikan kontribusi positif dan warna baru bagi Kemenkomdigi, yang tidak hanya mengurusi digital, tetapi juga komunikasi.
“Juga mewarnai di kementerian ini karena secara kementerian juga ini enggak cuma digital, tapi juga di bidang komunikasi,” tambahnya.
Pengamat tanyakan apa urgensinya
Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno, mempertanyakan alasan ditunjuknya Rudi Sutanto alias Rudi Valinka sebagai Staf Khusus (Stafsus) Bidang Strategi Komunikasi Kementerian Komunikasi dan Digital.
Pasalnya, Rudi Valinka selama ini dikenal publik sebagai sosok di balik akun pendung (buzzer) @kurawa di media sosial X.
"Tentu publik bertanya-tanya, apa urgensinya stafsus yang dinilai berlatar belakang buzzer yang kerap agresif menyerang pihak lain selama ini?" kata Adi kepada Kompas.com, Selasa (14/1/2025).
"Kayak tak ada orang hebat aja di negara ini," ujar dia melanjutkan.
"Kayak tak ada orang hebat aja di negara ini," ujar dia melanjutkan
Adi mengatakan, Menteri Komdigi Meutya Hafid semestinya menyeleksi orang-orang yang diangkat dalam posisi strategis secara hati-hati.
Menurut dia, seorang menteri perlu mengecek betul latar belakang dan rekam jejak si stafsus demi menjaga kredibilitas kementerian. Ia pun berpesan, orang yang ditunjuk sebagai stafsus seharusnya mereka yang ahli dan terbukti dalam urusan komunikasi dan digital.
"Yang jadi stafsus mestinya mereka yang ahli dan terbukti dalam urusan Komdigi, bukan cuma misalnya banyak follower-nya di medsos," kata Adi.
Oleh karena itu, Adi tidak heran bila akhirnya Kementerian Komdigi dikritik publik seiring pengangkatan Rudi Valinka sebagai stafsus.
Acara pelantikan
Menkomdigi Meutya Hafid sebelumnya melantik jajaran pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama baru dalam sebuah upacara resmi pada Senin (13/1/2025).
Di antaranya, tiga staf khusus menteri yang baru ditunjuk.
Ketiganya adalah Stafsus Bidang Kemitraan Global dan Edukasi Digital, Raline Rahmat Shah, Stafsus Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Strategis, Aida Rezalina dan Stafsus Bidang Strategis Komunikasi Rudi Sutanto.
Acara pelantikan dihadiri Wakil Menteri Komdigi Angga Raka Prabowo dan Nezar Patria yang memberikan dukungan penuh kepada pejabat baru dalam melaksanakan tugas mereka.
Berikut daftar eselon I yang dilantik Menkomdigi Meutya Hafid:
- Sekretaris Jenderal: Ismail
- Direktur Jenderal Infrastruktur Digital: Wayan Toni S.
- Direktur Jenderal Teknologi Pemerintahan Digital: Mira Tayyiba
- Direktur Jenderal Ekosistem Digital: Edwin Hidayat Abdullah
- Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital: Alexander Sabar
- Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media: Fifi Aleyda Yahya
- Inspektur Jenderal: Arief Tri Hardiyanto
Staf ahli Komdigi yang dilantik antara lain:
- Staf Ahli bidang Sosial, Ekonomi, dan Budaya Raden Wijayakusuma Wardhana
- Staf Ahli bidang Komunikasi dan Media Massa Molly Prabawati
- Staf Ahli bidang Teknologi Mohammad Hadiana
Kemudian tiga pejabat staf khusus, di antaranya:
- Staf Khusus Bidang Antarlembaga dan Program Strategis Aida Rezalina
- Staf Khusus Bidang Kemitraan Global Raline Shah
- Staf Khusus Bidang Strategi Komunikasi Rudi Sutanto
(Tribunnews.com/Milani/Malvyandie H)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
Syngenta Indonesia Perkenalkan Benih Padi Hibrida Ningrat NK2133 |
![]() |
---|
Diam-diam Prabowo Subianto Sudah Dapat Data Lembaga Kotor di Indonesia |
![]() |
---|
Soal Kasus Wamenaker, Prabowo Subianto Mengaku Agak Malu |
![]() |
---|
TNI Turun Tangan Jaga Rel Kereta Agar Tak Diterobos Pendemo |
![]() |
---|
Pertahanan Polisi Disebut Jebol Saat Halau Demonstran di Tanah Abang |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.