Jumat, 17 April 2026

Berita Nasional

Pejabat Dinas Pendidikan DKI Belum Mau Tanggapi Wacana Libur Sekolah Selama Ramadan

Soal wacana diusulkan Menteri Agama soal libur sekolah selama bulan Ramadan, Dinas Pendidikan DKI belum mau berkomentar

|
istimewa
Ilustrasi - Wacana libur selama bulan Ramadan di sekolah umum belum ditanggapi Dinas Pendidikan DKI Jakarta 

Nasaruddin menyatakan bahwa keputusan terkait hal ini masih dalam pembahasan dan akan diumumkan pada waktunya.

Walaupun ada wacana mengenai libur panjang selama Ramadan, Nasaruddin menekankan bahwa hal yang lebih penting adalah kualitas ibadah yang dijalankan selama bulan suci tersebut.

“Yang jelas bahwa libur atau tidak libur, sama-sama kita berharap berkualitas ibadahnya. Bagi saya, itu yang paling penting,” katanya.

Ia berharap agar umat Islam dapat memanfaatkan Ramadan sebagai momentum untuk beribadah dengan konsentrasi penuh, sehingga bisa lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Mantan Imam Besar Masjid Istiqlal ini juga mengajak masyarakat untuk saling menghargai, baik umat Islam yang menjalankan ibadah puasa maupun mereka yang tidak.

Baca juga: Jangan Ketinggalan, Ada Pesta Kembang Api dan beragam Acara Perayaan Tahun Baru di Depok Open Space 

Menurutnya, bulan Ramadan adalah waktu yang sangat istimewa untuk memperbanyak amalan sosial dan ibadah.

 Ia menekankan pentingnya mendidik anak-anak untuk lebih fokus dalam kegiatan keagamaan, seperti mengaji, menghafal Al-Qur’an, dan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Rencana mengenai kebijakan libur sekolah selama Ramadan masih terus dikembangkan.

Bagi Nasaruddin, kualitas pendidikan dan ibadah bagi siswa di bawah Kementerian Agama menjadi fokus utama. 

Ia berharap bahwa melalui kebijakan ini, para siswa dapat lebih mengoptimalkan waktu mereka untuk belajar agama dan beribadah, serta mempererat hubungan dengan keluarga selama bulan Ramadan.

Di sisi lain, Surat Keputusan Bersama (SKB) mengenai libur nasional dan cuti bersama telah ditetapkan pada 14 Oktober 2024.

Meskipun SKB tersebut mencakup 27 hari libur nasional pada tahun 2025, belum ada keputusan mengenai libur nasional untuk bulan Ramadan.

Dengan demikian, meskipun wacana libur sebulan untuk sekolah di bulan Ramadan masih dalam tahap diskusi, yang lebih penting adalah bagaimana umat Islam dapat memanfaatkan bulan Ramadan untuk meningkatkan kualitas ibadah dan kehidupan spiritual mereka.

Pernah Diterapkan Era Presiden Gus Dur 

Wakil Menteri Agama (Wamenag) Muhammad Syafii, buka suara terkait hal itu.

Syafi'i mengatakan bahwa Pemerintah belum membahas wacana itu.

Sumber: WartaKota
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved