Berita Jakarta
Komisioner Kompolnas Sebut Ada 2 Kluster Pemerasan WN Malaysia di DWP, Apa Saja?
Pemerasan WN Malaysia dalam gelaran Djakarta Warehouse Project diduga dilakukan 18 polisi, yakni pemberi perintah dan pelaksana perintah
Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Dian Anditya Mutiara
Sementara itu, Kompol Roby Heri Saputra selaku Kasubbid Multimedia Bid Humas Polda Metro Jaya, diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat.
Ia menggantikan Kompol Jamalinus Laba Pandapotan Nababan.
Terakhir, Kompol R Sigit Kumono, Kasatbinmas Polresta Bandara Soekarno-Hatta, diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolsek Tanjung Priok yang sebelumnya diduduki Kompol Dimas Aditya.
Baik Bariu, Wahyu, Malvino, Jamalinus hingga Dimas kini dimutasi sebagai Pamen Yanma Polda Metro Jaya.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi sebelumnya pun membenarkan adanya surat telegram tersebut.
"Benar," ucap Ade Ary, secara singkat, saat dikonfirmasi, Kamis (26/12/2024).
Ia menuturkan, 30 lebih personel itu dimutasi dalam rangka pemeriksaan.
"Ada 34 anggota dalam rangka pemeriksaan," kata eks Kapolres Metro Jakarta Selatan itu.
Sejumlah anggota polisi yang dimutasi bahkan masuk dalam daftar yang sempat beredar terkait kasus pemerasan dalam gelaran Djakarta Warehouse Project (DWP). (m31)
Baca Wartakotalive.com berita lainnya di Google News
Dapatkan informasi lain dari WartaKotaLive.Com lewat WhatsApp : di sini
Muhammad Choirul Anam
pemerasan WN Malaysia
Djakarta Warehouse Project 2024
polisi
Komisioner Kompolnas
| Halte Manggarai Ditutup Sementara Mulai Hari Sabtu Ini, Transjakarta Siapkan Halte Temporer |
|
|---|
| Potongan Ojek Online Dibatasi 8 Persen, Pengemudi Ojol Senang tapi Ragu Pelaksanaan di Lapangan |
|
|---|
| Bank Sampah Induk di Kacamatan Makasar Diresmikan, Munjirin Dorong Ekonomi Sirkular Warga |
|
|---|
| Satpol PP Jaksel Sita Ratusan Botol Miras Ilegal di Tebet dan Kebayoran Baru |
|
|---|
| Pengendara Motor Tabrak Petugas PPSU di Pasar Rebo Jakarta Timur, Begini Awal Kejadiannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Muhammad-Choirul-Anam-Kompolnas44.jpg)