Nataru
Hadapi Momentum Libur Natal dan Tahun Baru, Jasa Raharja Siapkan Empat Langkah Terpadu
Berbagai upaya dilakukan mengantisipasi momentum libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) seperti rekayasa lalu lintas untuk menekan kecelakaan.
Penurunan ini, menurut Rivan, menjadi indikator positif keberhasilan berbagai upaya preventif yang dilakukan.
“Kecepatan dalam penanganan korban juga terus kami tingkatkan. Rata-rata waktu pencairan santunan meninggal dunia adalah 1 hari 6 jam, sementara penyelesaian berkas hanya membutuhkan waktu 10 menit 13 detik. Dengan pelayanan yang cepat, kita harapkan akan menurunkan fatalitas korban kecelakaan,” jelasnya.
Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, juga mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) untuk tetap waspada dan mematuhi aturan lalu lintas.
“Masyarakat perlu menjaga kondisi kendaraan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, dan menghindari perjalanan yang terlalu melelahkan,” imbuhnya.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.
| Perayaan Natal 2025 Diharap Jadi Momentum Perkuat Profesionalisme Akuntan Publik |
|
|---|
| KAI Daop 1 Jakarta Angkut 4.144 Motor Lewat Program Motis Selama Nataru |
|
|---|
| Cara Pendaftaran Perayaan Natal Jakarta 2025, Terbatas Hanya 500 Tiket |
|
|---|
| KAI Daop 1 Jakarta Layani 1,6 Juta Penumpang Selama Nataru 2025/2026 |
|
|---|
| Hari Terakhir Nataru, Penumpang Kereta di Daop 1 Jakarta Masih Padat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Direktur-Utama-Jasa-Raharja-Rivan-A-Purwantono-Selasa-10122024.jpg)