Rabu, 15 April 2026

Pilkada Jakarta

Ridwan Kamil “Senggol” Soal IKN dan Imajinasi, Pramono: Saya Lebih Terlibat

Ridwan Kamil “Senggol” Soal IKN dan Imajinasi, Pramono Anung: Saya Sudah Lebih Dulu Terlibat

Editor: Joanita Ary
Wartakotalivecom/Yulianto
Ridwam Kamil “Senggol” Soal IKN dan Imajinasi, Pramono: Saya Lebih Terlibat 

WARTAKOTALIVECOM, Jakarta Ridwan Kamil tau RK Calon Gubernur Jakarta nomor urut 1 dan Calon Gubernur Jakarta nomor urut 3 Pramono Anung terlibat adu pendapat soal pemindahan Balai Kota Jakarta.

RK membawa-bawa IKN terkait imajinasi yang kemudian dibalas Pramono lebih terlibat dalam proses awal pemindahan ibu kota Indonesia.

Hal itu dikatakan RK dan Pramono dalam Debat Ketiga Pilgub Jakarta, Minggu (17/11/2024).

Berawal dari RK yang menjawab Pramono saat menyinggung mengenai imajinasi.

"Jakarta juga sama, kalau tadi ada yang tertawa urusan imajinasi. Lah, IKN itu datang dari imajinasi. Oleh sebuah keputusan mahal, keputusan politik pindah ke sana, menjadi IKN hari ini. Kebetulan saya kurator di sana, Pak Jokowi sudah sangat luar biasa melakukan sebuah namanya gagasan-gagasan yang realitanya terjadi," kata RK.

RK pun menegaskan jika ingin mengurangi kemacetan di Jakarta, tata ruang harus dibenahi.

Salah satunya mengurangi beban di pusat kota.

"Salah satunya adalah pusat kantor pemerintahan dikurangi dari pusat, tentu ini harus didialogkan kepada stakeholder di Jakarta," jelas RK.

Pramono kemudian merespons jawaban RK tersebut.

Dan Pramono menegaskan lebih banyak terlibat soal IKN dibandingkan RK.

"Untuk urusan IKN saya lebih terlibat dari Kang Emil. Dari survei lapangan yang terlibat di awal adalah saya presiden, Pak Basuki," kata Pramono.

Kemudian Pramono juga menuturkan survei tersebut dilakukan di Kalimantan Tengah ketika pembangunan IKN sedang di tahap awal.

Dan pada tahap selanjutnya, barulah RK dilibatkan.

"Terus juga kita survei ke Kalimantan Tengah dan sebagainya, bahwa betul memang di ujung ketika sudah mulai pembangunan kurasi dilakukan oleh Bapak Ridwan Kamil," kata Pramono.

Selanjutnya Pramono pun mempertanyakan apakah masih perlu pemindahan balai kota ke kawasan Jakut.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved