Kamis, 23 April 2026

Wapres Gibran Rakabuming Raka Minta PPDB Ditinjau Ulang Supaya Lebih Efektif

Wapres Gibran Rakabuming Raka menyoroti berbabagai permasalahan pendidikan, mulai PPDB, kasus kekerasan, hingga bullying di sekolah di Tanah Air.

|
Editor: Sigit Nugroho
tangkap layar Youtube
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka hadiri Rapat Koordinasi Evaluasi Kebijakan Pendidikan, yang diadakan di Jakarta pada Senin (11/11/2024). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka hadiri Rapat Koordinasi Evaluasi Kebijakan Pendidikan, yang diadakan di Jakarta pada Senin (11/11/2024).

Rapat itu diikuti oleh kepala dinas pendidikan dari seluruh Indonesia, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti, dan Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian.

Kebijakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dan rekrutmen Guru ASN PPPK menjadi topik utama dalam rapat itu.

Kedua kebijakan tersebut diakui sangat penting dalam mewujudkan akses pendidikan yang lebih merata dan berkualitas, meskipun tantangan berupa keterbatasan infrastruktur dan ketidakmerataan daya tampung serta distribusi guru masih perlu diatasi.

Dalam rapat itu, Gibran menyoroti berbabagai permasalahan pendidikan, mulai PPDB, kasus kekerasan, hingga bullying di sekolah di Tanah Air.

Gibran menyoroti beragam tantangan yang terus muncul dalam pelaksanaan kebijakan pendidikan.

Baca juga: Update Kasus Dugaan Korupsi Manipulasi Nilai Rapor PPDB SMPN 19 Depok, Kejari Periksa 20 Saksi

Baca juga: Buntut Manipulasi Rapor PPDB, 9 Tenaga Kependidikan SMPN 19 Depok Terancam Dipecat, Termasuk Kepsek 

Baca juga: Meski Belum Sempurna PPDB Berjalan Kondusif, Komisi IV DPRD Kota Bogor Apresiasi Kinerja Disdik

Anak sulung mantan Presiden Joko Widodo itu menyampaikan harapannya agar evaluasi kali ini menghasilkan solusi yang berkelanjutan untuk masalah-masalah pendidikan yang kerap berulang.

Dalam sambutannya, Gibran membahas kebijakan zonasi yang diakui memiliki manfaat, namun di beberapa daerah masih menghadapi kendala dalam penerapan, terutama terkait distribusi tenaga pengajar dan infrastruktur yang belum merata.

"Zonasi, sekali lagi, ini program yang baik, tapi mungkin belum bisa diterapkan di semua wilayah," kata Gibran.

Oleh karena itu, Gibran menyarankan adanya peninjauan ulang PPDB, agar lebih efektif.

Isu lain yang disorot Gibran adalah pentingnya perlindungan bagi guru dan perlunya lingkungan yang aman di sekolah bagi para siswa.

"Jangan ada lagi kasus kekerasan, kasus bullying. Jangan ada lagi kasus kriminalisasi guru," ujar Gibran.

BERITA VIDEO: Begini Nasib Sopir Truk yang Jadi Penyebab Kecelakaan Beruntun Tol Cipularang

Gibran mengingatkan, sekolah harus menjadi ruang aman bagi seluruh warga sekolah, termasuk perlindungan khusus bagi siswa yang menjadi korban kekerasan.

Dia juga mendukung terhadap pengenalan pelajaran coding dan matematika sejak dini sebagai bagian dari upaya mempersiapkan generasi masa depan.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved