Lingkungan Hidup
Epson dan WWF Indonesia Luncurkan Program Tanam Pohon di Hutan Kalimantan Libatkan 300 Keluarga
WWF Indonesia dan PT Indonesia Epson Industry meluncurkan inisiatif 'Pohon untuk Kehidupan' di Sebangau-Katingan, Kalimantan Tengah.
Penulis: Mochammad Dipa | Editor: Mochamad Dipa Anggara
Melalui upaya ini, diharapkan lebih dari 1,7 juta hektar hutan yang masih utuh dapat terlindungi, menjadi rumah bagi ribuan orangutan dan spesies lainnya.
Direktur Konservasi WWF Indonesia, Dewi Lestari Yani Rizki mengatakan, WWF Indonesia berkomitmen untuk berkontribusi memulihkan Lansekap Seka di Kalimantan Tengah.
"Lansekap Seka menjadi habitat penting bagi satwa liar endemik, menjaga kehidupan masyarakat adat, tempatan juga menghambat laju perubahan iklim dengan menyerap karbon," ujar Dewi dalam keterangan resmi Epson, Minggu (3/11/2024).
Libatkan 300 keluarga
Program restorasi hutan ini melibatkan sekitar 300 keluarga dari Desa Mangara dan Kawei. Masyarakat akan mendapatkan pelatihan dan pengembangan keterampilan untuk mengelola pembibitan, menanam 200.000 pohon di lahan seluas 300 hektar, dan memelihara area yang telah direstorasi.
Selain itu, pendekatan agroforestri akan dikembangkan untuk menciptakan peluang ekonomi baru dan mengurangi tekanan terhadap hutan.
"Melalui kolaborasi dengan WWF Indonesia, kami ingin menunjukkan bahwa kemitraan antara sektor bisnis dan organisasi lingkungan dapat memberikan dampak positif yang nyata,” ujar President Director PT Indonesia Epson Industry, Emile Pattiwael.
Manfaat ekologis
Emile menambahkan, inisiatif restorasi ini tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga ekonomi dan sosial, seperti:
- Penyimpanan karbon yang signifikan untuk mengurangi dampak perubahan iklim.
- Meningkatkan kualitas air tanah dan mengurangi risiko bencana seperti banjir dan tanah longsor.
- Menyediakan sumber pangan dan air bersih bagi masyarakat lokal.
- Melestarikan keanekaragaman hayati, terutama populasi orangutan dan spesies endemik lainnya.
Dengan pelaksanaan pemantauan berkala, program ini diharapkan dapat terus berkelanjutan dan beradaptasi dengan tantangan yang muncul di lapangan.
"Inisiasi restorasi hutan dan bentang alam ini diharapkan mampu memulihkan ratusan hektar hutan di koridor lanskap Sebangau-Katingan, dapat menyerap dan menyimpan karbon dioksida untuk mengurangi perubahan iklim, meningkatkan kualitas air tanah, dan mengurangi risiko bencana alam seperti banjir dan longsor," jelas Emile.
Selain itu, restorasi hutan juga akan berkontribusi pada peningkatan keanekaragaman hayati, termasuk populasi orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus).
“Kami berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan berbagai pihak guna mencapai tujuan keberlanjutan bersama. Epson percaya bahwa teknologi dan inovasi harus digunakan untuk menciptakan perubahan positif, tidak hanya untuk lingkungan tetapi juga untuk masyarakat,” tambah Emile.
Teknologi bebas panas
Komitmen Epson terhadap pelestarian lingkungan tercermin dalam teknologi yang IEI hadirkan.
| Lawan Abrasi Muara Gembong, Alfamart Tanam Ribuan Mangrove di Perayaan Hari Bumi |
|
|---|
| KLH Dukung Langkah Tegas Presiden Cabut Izin 28 Perusahaan Perusak Lingkungan di Sumatra |
|
|---|
| Paviliun Indonesia di COP30 Belém Brazil, Simbol Komitmen Indonesia Tentang Iklim |
|
|---|
| Program SLV Apical Dorong Peningkatan Kapasitas Petani dan Rehabilitasi Lingkungan di Aceh Singkil |
|
|---|
| Jika Tak Ada Tambang Nikel, Valuasi Ekonomi Hutan Morowali Capai Rp 2,8 T per Tahun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Inisiatif-Pohon-untuk-Kehidupan-1.jpg)