Turut Jaga Integritas Pilkada 2024, TikTok Gandeng Bawaslu dan KPU
Lokakarya yang digelar secara luring dan daring ini diikuti lebih dari 300 peserta dari kantor Bawaslu dan KPU di 37 provinsi dan 508 kabupaten/kota.
Pada Pemilu 2024 Februari lalu, kanal ini telah mendukung TikTok dalam menghapus 17.195 video yang melanggar kebijakan misinformasi, 38.002 video yang melanggar kebijakan sipil dan integritas Pemilu, dan 3.359 video yang melanggar kebijakan media sintetis dan media yang dimanipulasi selama periode 28 November 2023 hingga 15 Februari 2024.
Perwakilan Bawaslu dan KPU juga memberikan apresiasi terhadap TikTok atas berbagai upaya proaktif yang telah dilakukan selama Pemilu 2024.
"Kami mengapresiasi TikTok Indonesia yang sudah mengadakan lokakarya ini dan membagikan kebijakannya untuk bersama-sama menjaga Pilkada," ujar Komisioner Bawaslu RI, Lolly Suhenty.
Baca juga: Belum Resmi Cerai, Kimberly Ryder Izinkan Edward Akbar untuk Cari Perempuan Lain dan Menikah Lagi
Baca juga: Zita Anjani Ditunjuk Prabowo Jadi Utusan Presiden, Ini Sosok Penggantinya di DPRD DKI Jakarta
“Mari kita gunakan kesempatan ini untuk sebanyak-banyaknya berbagi informasi akurat mengenai Pilkada sehingga bisa dibagikan ke masyarakat luas dan mencegah penyebaran hoaks dan misinformasi,” ajaknya.
Komisioner KPU RI, Betty Epsilon Idroos, menyatakan bahwa kesuksesan penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada tidak semata menjadi tanggung jawab KPU atau lembaga pemerintah lain, tapi juga membutuhkan peran masyarakat serta platform digital sebagai salah satu sumber informasi yang hadir secara cepat bagi masyarakat.
“Kami menyambut baik berbagai inisiatif yang dilakukan TikTok, khususnya dalam menjaga integritas Pemilu dan Pilkada dan melawan bahaya misinformasi dan disinformasi di ranah digital," ujar Betty Epsilon Idroos.
Di luar kolaborasi dengan pemerintah dan organisasi sipil, TikTok juga terus menggaungkan kampanye #SalingJaga yang mengajak semua pihak untuk bersama menciptakan ruang digital yang aman dan sehat. Kampanye ini juga mengingatkan pentingnya bagi warganet untuk memegang kendali penuh terhadap informasi yang mereka buat, konsumsi, maupun sebarkan di ranah daring.
"Kolaborasi adalah kunci melawan penyebaran misinformasi di ruang digital. Oleh karena itu, kami mendorong semua pihak untuk #SalingJaga keamanan pengguna dan kebenaran informasi yang ada di ruang digital, untuk bersama-sama menghadirkan pengalaman membuat dan berbagi konten yang aman dan positif," tutup Firry.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News
Ikuti saluran WartaKotaLive.Com di WhatsApp ini
TikTok
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia
Head of Public Policy and Government Relations
TikTok Indonesia
Firry Wahid
| Pinkan Mambo Ngaku Sempat Drop Usai Dihujat Netizen Saat Ngamen Live TikTok |
|
|---|
| PP TUNAS Resmi Berlaku, Pakar: Literasi dan Peran Orangtua Jadi Kunci |
|
|---|
| Soal Pembatasan Akses Anak ke TikTok hingga Roblox, Pramono Siapkan Aturan Lanjutan |
|
|---|
| Roblox hingga Bigo Live, 8 Platform Digital Ini Wajib Nonaktifkan Akun Pengguna di Bawah 16 Tahun |
|
|---|
| PP Tunas Berlaku, TikTok Blokir Akun Anak, Roblox Batasi Akses Pengguna di Bawah Umur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/LOkakarya-23-Okt.jpg)