Selasa, 14 April 2026

Kabinet Merah Putih

Latar Belakang KH Nasaruddin Umar Ditunjuk Jadi Menteri Agama di Kabinet Menteri Agama

Berikut ini profil KH Nasaruddin Umar, Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta yang diangkat menjadi Menteri Agama

Warta Kota/Alfian Firmansyah
Imam Besar Masjid Istiqlal Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar diangkap menjadi Menteri Agama di Kabinet Merah Putih. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar diangkat menjadi Menteri Agama di Kabinet Merah Putih yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto.

Berikut ini latar belakang dan profil Nasaruddin Umar.  

Sebelumnya, Presiden terpilih Prabowo Subianto mengumumkan 53 nama  menteri yang akan membantunya di Kabinet Merah Putih, Minggu (20/10/2024).

Dari 53 menteri tersebut, salah satunya adalah Nasaruddin Umar, Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta.

Senin (21/10/2024) pagi ini, Presiden Prabowo dijadwalkan akan melantik menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih.

Seminggu sebelum Prabowo mengumumkan susunan kabinetnya tadi malam atau tepatnya Senin (14/10/2024) lalu, Nasaruddin Umar menjadi salah satu tokoh yang mendatangi kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Nasaruddin dipanggil Prabowo saat isu pemilihan untuk sosok menteri mencuat.

Baca juga: Eks Ketum HMI Berharap Keharmonisan Paus Fransiskus dan Imam Besar Istiqlal Ditiru oleh Anak Muda

Dia datang sekira pukul 18.45 WIB dengan mengenakan baju batik berwarna kuning dan kopiah hitam di kepalanya.

Usai bertemu dengan Prabowo, Nasaruddin mengaku sangat kaget ketika dipanggil Prabowo. 

Nasaruddin sama sekali tak pernah membayangkan jika dirinya diminta bantuan dalam masa pemerintahan Prabowo-Gibran Rakabuming Raka.

"Saya betul-betul sangat surprise ya, saya gak nyangka dan saya kaget, saya gak pernah membayangkan. Saya baru pulang juga dari MoU dengan Al-Azhar Mesir kemarin baru pulang," kata Nasaruddin kepada wartawan.

"Tiba-tiba saya dapat undangan dari presiden terpilih Pak Prabowo, saya diminta untuk membantu beliau di periode yang akan datang," sambungnya.

Nasaruddin mengatakan sebelum dihubungi oleh ajudan Prabowo, saat itu dia tengah menyantap sajian berbuka puasa. 

"Jam tadi abis buka puasa ya, jam 6 saya sedang buka puasa 'pak bisa dipanggil bapak'," ucapnya.

Nasaruddin Umar menyatakan kesiapannya jika memang akhirnya diminta untuk menjadi menteri kabinet Prabowo-Gibran.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved