Selasa, 14 April 2026

Pilkada Jakarta

Ramai di Medsos, Kubu Ridwan Kamil Bantah Program Magrib Mengaji Bentuk Eksklusivitas Agama Tertentu

Selama menjabat sebagai Wali Kota Bandung dan Gubernur Jawa Barat, berbagai inisiatif dan program lintas agama terus didukungnya. 

Penulis: Alfian Firmansyah | Editor: Feryanto Hadi
Istimewa
Juru bicara ridwan Kamil-Suswono Billy Mambrasar 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Alfian Firmansyah 


WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Juru Bicara pasangan nomor urut 1 RK -Suswono (RIDO) yakni Billy Mambrasar menyatakan bahwa Ridwan Kamil merupakan sosok yang sangat Pancasilais. 

"Dengan tegas saya mengatakan bahwa Ridwan Kamil adalah sosok Pancasilais sejati yang menjunjung tinggi nilai-nilai keragaman dan inklusivitas," ucap Billy, Rabu (9/10/2024).

Billy menjelaskan, Ridwan Kamil memiliki pengalaman langsung hidup di tengah masyarakat multikultural. 

Bagi Ridwan Kamil kata Billy, perbedaan bukanlah tantangan, melainkan sebuah kekuatan yang harus dirangkul dan dimanfaatkan, untuk memperkuat Jakarta sebagai kota yang inklusif dan dinamis.

Baca juga: Polisi Benarkan Ketum Parpol yang Diduga Aniaya Selebgram Cantik adalah Ahmad Ridha Sabana

Menurut Billy, Ridwan Kamil memiliki rekam jejak panjang sebagai pemimpin yang inklusif dan pro-keberagaman. 

Selama menjabat sebagai Wali Kota Bandung dan Gubernur Jawa Barat, berbagai inisiatif dan program lintas agama terus didukungnya. 

Lebih lanjut Billy berujar,  dengan terbukti dari peningkatan signifikan, sebesar 7,12 poin angka Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) di Jawa Barat dari 72,6 poin pada 2016 menjadi 79,72 poin pada 2022. 

Peningkatan ini mencerminkan tingginya semangat toleransi di kalangan warga Jawa Barat, dengan lebih dari 90 persen masyarakat, menunjukkan sikap terbuka terhadap keberagaman keyakinan.

Tak hanya itu lanjut Billy, angka Indeks Kerukunan Beragama di Jawa Barat melampaui angka rata-rata secara nasional yang berada di 75,36 persen. 

Ini menjadikan Jawa Barat di bawah kepemimpinan Ridwan Kamil menjadi salah satu provinsi dengan tingkat kerukunan agama terbaik. 

"Di bawah kepemimpinan Ridwan Kamil, Jawa Barat yang sebelumnya dinilai rentan terhadap konflik berbasis agama, justru berhasil menjaga stabilitas dan kerukunan antar umat beragama," tutur Billy. 

Baca juga: Prabowo-Gibran Sudah Panggil Calon Menteri, Sekjen Gerindra Sebut Ada yang dari Era Jokowi

Oleh karena itu, Billy membantah tudingan miring yang menyebutkan Ridwan Kamil hanya fokus menghadirkan program untuk satu agama tertentu saja, yaitu Islam lewat Magrib Mengaji. 

Gerakan Magrib Mengaji kata Billy, bukanlah gerakan baru atau eksklusif karena telah ada sejak era Gubernur Anies Baswedan, yang dimulai pada tahun 2019 di bawah koordinasi Kepala Biro Pendidikan Mental dan Spiritual Pemprov DKI Jakarta. 

“Ini bukan masalah eksklusivitas agama, melainkan kebutuhan masyarakat yang mayoritas beragama Islam. Namun, umat beragama lain akan difasilitasi secara adil dengan cara yang sesuai,” tambah Billy.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved