Selasa, 21 April 2026

Pilkada Jakarta

Jadi Delegasi Debat Nasional, Bawaslu DKI Taruh Harapan Besar pada Mahasiswa UI dan UKI

Koordinator Penanganan Pelanggaran Bawaslu Provinsi DKI Jakarta Benny Sabdo mengatakan, terdapat 13 kampus di Jakarta yang mengikuti seleksi debat ole

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
oordinator Penanganan Pelanggaran Bawaslu Provinsi DKI Jakarta Benny Sabdo dan Koordinator Divisi Humas, Data dan Informasi Bawaslu Provinsi DKI Jakarta Quin Pegagan saat briefing mengenai debat nasional, di Hotel Red Top, Pecenongan, Jakarta Pusat, Kamis (3/10/2024). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi DKI Jakarta menaruh harapan besar kepada dua universitas di Jakarta dalam Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu Antar Perguruan Tinggi Se-Indonesia Ke-IV Tahun 2024.

 Ajang debat ini diadakan oleh Bawaslu RI di Hotel Mercure Ancol, Pademangan, Jakarta Utara pada 19-24 Oktober 2024.

Koordinator Penanganan Pelanggaran Bawaslu Provinsi DKI Jakarta Benny Sabdo mengatakan, terdapat 13 kampus di Jakarta yang mengikuti seleksi debat oleh Bawaslu RI.

Namun saat proses eliminasi, hanya dua yang lolos bertarung dengan universitas lain di Tanah Air, yakni Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Kristen Indonesia (UKI).

"UI dan UKI ini adalah delegasi dari Jakarta yang mengikuti kompetisi debat tingkat nasional tentang penegakan hukum Pemilu yang digelar oleh Bawaslu Republik Indonesia," kata Benny pada Kamis (3/10/2024).

Hal itu dikatakan Benny usai rapat stakeholder bertajuk 'Peran Stakeholder Dalam Pengawasan Tahapan Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta Tahun 2024', di Hotel Red Top, Pecenongan, Jakarta Pusat, Kamis (3/10/2024).

Turut hadir Koordinator Divisi Humas, Data dan Informasi Bawaslu Provinsi DKI Jakarta Quin Pegagan dalam acara tersebut.

"Kami mengapresiasi yang tinggi atas partisipasi UI dan UKI, kami berharap teman-teman ini bisa menjadi juara dan tentu kami mendukung apa saja yang dibutuhkan oleh teman-teman," ujar Benny.

Menurutnya, para mahasiswa yang lolos ini sengaja diundang dalam arahan (briefing) yang digelar Bawaslu DKI Jakarta. Dalam pertemuan itu, Benny menyampaikan komitmennya untuk memfasilitasi mereka menyediakan ruang untuk simulasi debat dan data-data statistik yang dibutuhkan untuk penguatan materi.

"Kami berharap teman-teman menyiapkan diri dengan baik dan kami siap memfasilitasi apa-apa yang dibutuhkan sehingga dalam proses kompetisi debat, mereka bisa mengikuti dengan baik," imbuhnya.

Selain itu, Benny juga menginginkan mereka menjadi delegasi yang bisa membawa nama baik Jakarta sebagai barometer politik nasional. Meski nantinya dua universitas itu bisa menjadi rival atau head to head, tapi setidaknya perwakilan dari Jakarta bisa lolos sebagai juara pertama.

Baca juga: Bawaslu DKI Minta Paslon Tidak Serang Personal Saat Debat, Cak Lontong: Kami Fokus pada Gagasan

"Untuk seleksi mereka secara teknis dilaksanakan oleh Bawaslu RI, jadi mereka mengirimkan berkas ada makalah, video dan dinilai oleh dewan juri. Dari 13 yang mendaftar itu, yang lolos hanya dua kampus di Jakarta," jelas Benny.

Sementara itu peserta debat dari UI, Sandy Yudha Pratama (21) mengaku, sudah mempersiapkan diri dengan matang untuk mengikuti kompetisi debat nasional ini.

Sandy bersyukur bisa lolos tahapan eliminasi, karena ada ratusan kampus dari berbagai wilayah Indonesia yang mengikuti proses seleksi oleh Bawaslu RI.

"Kami di UI mengucapkan terima kasih kepada para dosen Hukum Tata Negara yang sudah membantu kami, dan teman-teman dari Tim Riset UI yang membantu kami membuat artikel ilmiah tentang pencabutan hak pilih bagi aparatur sipil negara (ASN), itu awal karya tulis kami dan video debat kami," kata Sandy.

Baca juga: Pram-Rano Akan Hindari Istilah Sulit saat Debat, Cak Lontong: Tujuan Debat Bukan untuk Mempermalukan

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved