Judi Online
DPRD DKI Desak Heru Budi Hartono Beri Sanksi Tegas Pada 165 Satpol PP Terlibat Judi Online
Heru Budi Hartono didesak untuk menjatuhi sanksi anak buahnya dari Satpol PP yang terjerat judi online (judol).
Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Dian Anditya Mutiara
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi DKI Jakarta Heru Budi Hartono didesak untuk menjatuhi sanksi anak buahnya dari Satpol PP yang terjerat judi online (judol).
Tak main-main, total perputaran duit mereka mencapai Rp 2,3 miliar dengan salah satu anggota memberikan deposit tertinggi mencapai Rp 194 juta.
Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD DKI Jakarta Ahmad Lukman Jupiter menyoroti adanya 165 anggota Satpol DKI Jakarta yang terlibat dalam praktik judol.
Jupiter meminta agar mereka yang terbukti terlibat segera diberikan sanksi tegas.
“Saya minta Pj Gubernur Heru harus tegas dalam memberikan sanksi kepada anggota Satpol PP. Ini sesuai dengan komitmen pemerintah dalam memberantas judi online,” kata Jupiter dari keterangannya, Rabu (25/9/2024).
Jupiter mengungkapkan, sanksi tegas yang dapat diambil adalah memberhentikan anggota Satpol PP yang terbukti terlibat judi online.
Baca juga: Ratusan Satpol PP DKI Terindikasi Main Judi Online, Pengamat Trisakti: Harus Tegas, Dipecat
Perbuatan mereka dianggap telah mencoreng institusi Pemerintah DKI Jakarta di mata publik.
“Saya menunggu ketegasan dari Pj Gubernur untuk mengambil tindakan tegas dan terukur, demi menjaga integritas dan nama baik Pemprov DKI Jakarta,” ujar Jupiter.
Menurut dia, pentingnya tindakan tegas dari Heru untuk memerangi judi online di kalangan aparatur sipil negara (ASN).
Kata dia, hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memberantas praktik perjudian yang merusak tatanan sosial dan ekonomi masyarakat.
Legislator NasDem ini menjelaskan bahwa dampak negatif judi online sangat luas.
Mulai mulai dari merusak ekonomi keluarga hingga moral masyarakat.
“Judi online ini bukan hanya menghancurkan kehidupan dan ekonomi keluarga, tetapi juga ekonomi masyarakat dan negara. Dampaknya sangat besar, termasuk merusak moral dan mencoreng nama baik institusi,” ungkapnya.
Jupiter juga menekankan pentingnya menjaga citra Pemerintah DKI Jakarta dari perbuatan tercela seperti halnya judol. Keterlibatan anggota Satpol PP dalam praktik judi, menurutnya, sudah pasti mencoreng nama baik Pemprov DKI.
Baca juga: Ratusan Oknum Satpol PP Main Judi Online, DPRD DKI Jakarta Minta Diberikan Tindakan Tegas
“Anggota Satpol PP yang terlibat sudah merusak moral di lingkungan Pemprov Jakarta. Harus ada tindakan tegas sesuai PP Nomor 94 Tahun 2021 tentang disiplin PNS, serta KUHP Pasal 303 terkait perjudian online dan offline,” ungkapnya.
| Penempel Stiker QR Judi Online di Pesanggrahan, Dibayar Rp100 Ribu per Stiker |
|
|---|
| Politisi PDIP Pertanyakan Data PPATK yang Klaim Judol Turun, Data Internasional Sedang Marak |
|
|---|
| Terjerat Judi Online 8 Tahun hingga Rugi Rp800 Juta, Erwin Edukasi Publik |
|
|---|
| Gerakan Judi Pasti Rugi GoPay Jangkau 60 Juta Orang, Transaksi Judol Turun 57 Persen |
|
|---|
| Ikut Berantas Judol, Kampanye Judi Pasti Rugi dari GoPay Dapat Penghargaan Perhumas Indonesia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Judi-online456.jpg)