Pendidikan
Hidupkan Budaya Menulis Tangan, SiDU Luncurkan Modul Khusus Bagi Guru SD dalam Program AYO Menulis
SiDU (Sinar Dunia) meluncurkan modul khusus bagi guru Sekolah Dasar dalam program AYO Menulis SiDU di tahun 2024.
Penulis: Mochammad Dipa | Editor: Mochamad Dipa Anggara
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Salah satu merek buku tulis dari APP Group, yakni SiDU (Sinar Dunia) meluncurkan modul khusus bagi guru Sekolah Dasar.
Peluncuran modul khusus ini juga menandai dimulainya kembali program AYO Menulis SiDU di tahun 2024, sebuah inisiatif yang bertujuan untuk menghidupkan kembali budaya menulis tangan di kalangan siswa di Indonesia.
Program AYO Menulis SiDU bertujuan menghidupkan kembali budaya menulis tangan di kalangan siswa Indonesia melalui kolaborasi dengan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya.
Adapun acara peluncuran modul khusus ini berlangsung di Kantor Dinas Pendidikan DKI Jakarta, dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan Universitas Atma Jaya, Majalah Cahaya Inspirasi Anak (CIA), Dinas Pendidikan DKI Jakarta, dan APP Group, Kamis (22/8/2024).
Wakil Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Purwosusilo, MPd, mengatakan bahwa modul ini ditujukan untuk membantu guru dalam membimbing siswa dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa.
"Literasi merupakan hal penting bagi pendidik dan peserta didik dalam kemampuan penalaran, kreativitas, dan keterampilan berpikir kritis di dalam proses pembelajaran," ujar Purwosusilo dalam keterangan resmi, Kamis (22/8/2024).
Ketua Tim Peneliti Universitas Atma Jaya, Muniarti Agustian, menjelaskan bahwa modul ini menjadi bahan riset terkait pengaruh menulis di atas kertas terhadap kemampuan literasi siswa di Indonesia.
Muniarti menilai, pentingnya menulis di atas kertas dalam pengembangan keterampilan berpikir reflektif siswa.
“Menulis di atas kertas memperkuat keterampilan berpikir kritis, retensi informasi, dan keterlibatan emosional dengan materi pelajaran,” katanya.
Disisi lain, Head of Marketing Domestic Stationery APP Group, Arif Darmawan, menegaskan bahwa menulis tangan bukan hanya soal keterampilan teknis, tetapi juga tentang kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah.
“Melalui program ini, kami berharap dapat menginspirasi dan memotivasi anak-anak Indonesia untuk mencintai kegiatan menulis,” kata Arif.
Modul yang diluncurkan ini akan tersedia secara online melalui Akademi AYO Menulis di situs www.ayomenulis.id, sehingga dapat diakses oleh lebih banyak guru dan siswa di seluruh Indonesia.
Selain itu, hasil dari riset yang melibatkan 100 sekolah dasar di Jakarta ini diproyeksikan selesai pada tahun 2025 dan akan dipublikasikan dalam jurnal akademis yang dapat diakses oleh publik.
| Dari Kekompakan Jadi Juara: Sandikta Kuasai Panggung MLBB Pelajar 2026 |
|
|---|
| Ketua Umum Peradi Profesional Pimpin Sidang Terbuka Pengukuhan Prof Yuhelson Jadi Guru Besar |
|
|---|
| Hadir di Trisakti, Ferry Irwandi Sebut Produktivitas Anak Muda Jadi Kunci Indonesia Emas 2045 |
|
|---|
| Hadir di Kintamani Bali, Bimbel Eye Level Jangkau Anak Usia Dini Menjelang Masuk SD |
|
|---|
| IKA BINUS Dorong Transformasi AI di Bali AI Summit 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/SiDU-Sinar-Dunia-meluncurkan-modul-khusus-bagi-guru-Sekolah-Dasar.jpg)