Berita Jakarta
Marak Kebakaran, Setiap RT dan RW di Jakarta Diminta Punya Alat Pemadam Api Ringan
Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Dwi Rio Sambodo mengatakan, kebakaran bisa diminimalisir jika pengurus RT/RW memiliki alat pemadam api ringan (APAR)
Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Junianto Hamonangan
Menurut dia, APAR penting dimiliki setiap rumah atau pertokoan, karena menjadi alat penyelamatan tahap awal dan berfungsi meminimalisasi dampak kebakaran.
"APAR penting, agar ketika terjadi kebakaran, api tak meluas," kata politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.
Nasrullah mengimbau, Pemprov DKI Jakarta untuk membuat Instruksi Gubernur (Ingub) ataupun Keputusan Gubernur (Kepgub) agar setiap rumah atau pertokoan diwajibkan memiliki APAR mandiri.
Langkah ini dilakukan untuk menekan ancaman kebakaran yang terjadi seperti di Manggarai pada Selasa (13/8/2024) lalu.
"Harus ada imbauan atau keputusan dari Gubernur agar setiap pembangunan rumah baru atau pertokoan, harus punya APAR. Misal Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu sebelum memberikan izin membangun, harus ada perjanjian memiliki APAR," jelasnya.
Namun untuk jangka pendek, ia meminta Dinas Gulkarmat menyedian APAR di setiap RT.
Program APAR di setiap rumah kan itu jangka panjang, untuk sekarang dia minta Dinas Gulkarmat minimal ada APAR di setiap RT. (faf)
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.
| Halal Bihalal Jakarta Digelar di Kawasan Kota Tua Jakarta Barat Hari Sabtu Besok, Ini Acaranya |
|
|---|
| Cara Pasar Jaya Tuntaskan Masalah Sampah di Pasar Induk Kramat Jati |
|
|---|
| Polda Metro Jaya Pastikan Layanan Tetap Normal Meski Ada WFH ASN |
|
|---|
| Penerapan WFH Bikin Lalu Lintas Jakarta Lebih Lengang Hari Ini |
|
|---|
| Ternyata Parkir Resmi, Ada Kesalahan Pola Parkir di Akses MRT Lebak Bulus Jaksel hingga Bikin Macet |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Sekretaris-Fraksi-PDI-Perjuangan-DPRD-DKI-Jakarta-Dwi-Rio-Sambodo-terkait-Transjakarta.jpg)