Berita Nasional
Warganet Sebut Istana Garuda IKN Suram, Mirip Kelelawar, Apa Kata Basuki Hadimuljono dan Roy Suryo?
Saat ini pemerintah sedang berjuang Istana Garuda IKN, meski menuai cibiran. Dengan dana hingga Rp 2 triliun, warganet justru usil.
Sebab, Patung Burung Raksasa sebelumnya sudah pernah ada di Jatayu Earth’s Centre, Negara Bagian Kerala, India.
Patung Burung di sana memang hanya memiliki panjang 61 meter dengan 21 meter, dan lebar sayap 45 meter, meski begitu kata Roy Suryo, sempat membuatnya memperoleh predikat sebagai patung burung terbesar di dunia karena dibuat tahun 2011 dan diresmikan 2017.
Patung karya Seniman India Rajiv Anchal ini menceritakan bagian dari kisah Ramayana dimana Jatayu berjuang melawan Rahwana saat berusaha menyelamatkan Shinta, meski akhirnya kalah dan tinggal satu sayapnya.
Jadi bukan soal ukuran, meski keduanya sama-sama hanya mitos (karena Jatayu dan Garuda sama-sama hanya ada dalam Mitologi) memang lebar Bangunan Istana Garuda di IKN adalah 177 meter, dengan lengkungan sepanjang 239 meter dan tinggi 77 meter, yang dibuat dengan 465 modul yang masing-masing terdiri dari 10 bilah (total ada 4650 baja dari PT Krakatau Steel) dengan total bobot patung tersebut adalah 1.398,3 ton.
"Makanya biaya pembuatannya disebut-sebut mencapai Rp 2 triliun, karena ongkos angkut dan semua biaya di IKN naik 100 persen, seperti fenomena Rental mobil Alphard saja bisa Rp 25 juta per hari, luar biasa mantab," ucapnya.
Menurut Roy Suryo di bagian kesimpulan, pendapat warganet terkadang ada benarnya.
"Karena sebenarnya bukan kemegahan, kemewahan, kebesaran, bahkan kemahalan yang menjadi tolok ukurnya apalagi "Kebanggaan (semu) Masyarakat", tetapi apakah semua itu sesuai dengan kondisi Indonesia sekarang ini," ucapnya.
"Apalagi kalau mau dikatakan "Istana Rakyat" sebagaimana konsepnya semula. Kalau ingin Istana Garuda IKN bermartabat, seharusnya memang mau Introspeksi diri agar jangan bisa disebut "Rumah Voldemort", terlalu," tandas Roy Suryo.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News
Ikuti saluran WartaKotaLive.Com di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaYZ6CQFsn0dfcPLvk09
Tergusur Pariwisata, 12.000 Hektar Sawah di Bali Hilang Dalam Satu Dekade |
![]() |
---|
PK Gugur Karena Absen! Silfester Matutina Terancam Dieksekusi Kejari |
![]() |
---|
Ini Antisipasi Polisi Apabila Demo Buruh Tumpah ke Jalan Tol Dalam Kota |
![]() |
---|
Sudewo Tak Jadi Tersangka, Ratusan Warga Pati Siap Geruduk KPK |
![]() |
---|
Begini Rekayasa Transjakarta Jelang Demo Buruh Kamis Besok |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.