Kesehatan
7 Tips Mudah Menggunakan Garam dalam Masakan
Garam memberikan rasa, kedalaman, dimensi, dan karakter pada makanan, dan tidak dapat disangkal lagi, garam adalah pahlawan di dunia bumbu.
Penulis: LilisSetyaningsih | Editor: Irwan Wahyu Kintoko
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Mereka yang terbiasa di dapur selalu mengandalkan garam untuk membuat masakan menjadi lezat.
Namun, jika salah dalam menggunakannya, atau salah takaran, bisa saja kegiatan masak memasak menjadi sebuah bencana.
Garam memberikan rasa, kedalaman, dimensi, dan karakter pada makanan, dan tidak dapat disangkal lagi, garam adalah pahlawan di dunia bumbu.
Baca juga: Apakah Aman Mengonsumsi Garam Putih Halus? Ini Penjelasan Ahli Gizi
Meskipun kita semua melihat garam terutama sebagai penyedap rasa, perannya dalam memasak jauh lebih dari itu.
Anda akan terkejut mengetahui bahwa garam tidak hanya meningkatkan profil rasa makanan, tetapi juga berperan besar dalam membentuk tekstur, kelenturan, dan aromanya!
Penulis makanan terkenal Jeffrey Steingarten menyebutkan dalam bukunya 'The Man Who Ate Everything', menyebut, "Garam memperbesar aroma alami pada makanan."
Baca juga: Selain Menambah Rasa Masakan, Ini 5 Manfaat Unik Garam, Salah Satunya untuk Membersihkan Saluran Air
Garam tidak hanya mengubah profil rasa dengan menekan rasa pahit, tetapi juga menonjolkan rasa manisnya.
Itu mengapa para pembuat roti lebih suka menambahkan sedikit garam untuk membuat makanan penutup mereka terasa lebih manis.
Apakah selama ini Anda sudah melakukannya dengan benar, atau salah?
Baca juga: Ini Alasan Mengapa Anda Harus Mencampurkan Garam dengan Sabun Cuci Piring
Berikut adalah 7 tips menggunakan garam saat memasak:
1. Hal pertama dan terpenting yang perlu diingat adalah bahwa garam juga dapat ditambahkan setelah memasak
Tetapi jika ada kelebihan garam, tidak ada jalan untuk kembali.
Jadi, selalu tambahkan garam secara bertahap di sepanjang proses memasak dan teruslah mencicipi di setiap langkah untuk memeriksa kandungannya.
2. Tambahkan garam sebelum memasak makanan yang memiliki kepadatan protein tinggi
Garam membantu memecah molekul protein dan mengasinkannya untuk mempertahankan rasa dan kelembapannya.
Itulah mengapa garam selalu ditambahkan pada daging dan makanan lain untuk mengasinkannya.
3. Tambahkan garam di akhir proses memasak ketika Anda ingin mempertahankan kerenyahan makanan
Jika Anda memasak jamur, kacang-kacangan, wortel, dan makanan lainnya.
Nasi goreng misalnya, tambahkan garam setelah Anda menumis sayuran agar tidak layu.
Cobalah menaburkan garam dengan jari daripada melemparkannya dengan sendok atau menuangkannya dari pengocok.
Hal ini akan memastikan penyebaran yang merata dan mencegah tumpahnya terlalu banyak garam.
Selain itu, ingatlah untuk menaburkannya dari ketinggian agar partikel garam jatuh ke setiap bagian makanan.
5. Resep yang berbeda membutuhkan jumlah garam yang berbeda
Jika resep Anda mengandung makanan seperti zaitun, keju olahan, atau kecap yang secara alami cukup asin, Anda mungkin ingin mengurangi jumlah garam yang akan ditambahkan.
6. Jangan lewatkan menambahkan sedikit garam pada makanan yang dipanggang
Tidak hanya menonjolkan rasa manis dari bahan-bahannya, tetapi juga membantu mengendalikan fermentasi bakteri dan ragi yang berlebihan, serta pembentukan gluten.
7. Dan setelah Anda selesai memasak, selalu periksa tingkat keasinan makanan Anda sebelum disajikan
Jika kurang, jangan ragu untuk menambahkannya.
Dan jika terlalu banyak, tambahkan bahan yang tidak dibumbui seperti kentang, atau bahkan mungkin air, untuk menyeimbangkannya.
Bumbu makanan adalah bagian yang tak terpisahkan dari masakan, begitu juga dengan garam.
Gunakanlah dengan bijak! (NDTV)
Follow the WartaKotaLive.Com channel on WhatsApp ini
| Kandungan Antiinflamasi dan Antikoagulan pada Gel Topikal Bantu Atasi Nyeri Otot dan Memar |
|
|---|
| 90 Persen Manusia Habiskan Waktu di Dalam Ruangan, Ini Bahaya Timbal Pada Cat Tembok Bagi Kesehatan |
|
|---|
| Kapan Anak Perlu Suplemen Zat Besi? Ini Penjelasan Dokter |
|
|---|
| Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Gejala Varises dan Tangani Sebelum Terlambat |
|
|---|
| Faktor Genetik Pengaruhi Risiko Jantung dan Tekanan Darah Tinggi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Garam-putih-untuk-kesehatan23.jpg)