Kesehatan
Apakah Aman Mengonsumsi Garam Putih Halus? Ini Penjelasan Ahli Gizi
Dalam kehidupan sehari-hari, garam dapat digunakan sebagai bahan pembersih, karena sifat pengelupasan kulit di dalamnya.
Penulis: LilisSetyaningsih | Editor: Dian Anditya Mutiara
Laporan Kontributor Lilis Setyaningsih
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sedikit garam membuat makanan kita terasa lebih enak.
Garam meningkatkan rasa dan membantu mengawetkan makanan (terutama acar!) untuk waktu yang lama.
Dalam kehidupan sehari-hari, garam dapat digunakan sebagai bahan pembersih, karena sifat pengelupasan kulit di dalamnya.
Namun, akhir-akhir ini banyak kabar pemalsuan makanan, termasuk garam, terutama garam halus putih.
Selama bertahun-tahun, wacana seputar garam halus putih telah menjadi kontroversi.
Beberapa ahli menganggapnya kurang sehat dibandingkan dengan garam batu (sendha namak).
Tetapi pertanyaannya apakah hal itu benar
Baca juga: Apa yang Terjadi pada Tubuh Anda Jika Terlalu Banyak Mengonsumsi Garam?
Ahli gizi Amita Gadre (@amitagadre) membagikan sebuah video di Instagram-nya yang mematahkan mitos seputar garam putih yang telah dimurnikan sembari membandingkannya dengan garam batu.
Apakah Garam Putih Olahan Sehat atau Tidak?
Amita Gadre mengatakan bahwa kedua jenis garam ini berasal dari sumber alami, tetapi dikemas di pabrik.
Garam putih, yang berasal dari air laut segar dimurnikan untuk menghilangkan polutan, dan diperkaya dengan yodium (untuk mencegah gondok dan hipotiroidisme).
Jadi, garam jenis itu tetap sehat. Berikut penjelasan mengenai garam putih :
1. Agen anticaking
Garam yang dikemas di pabrik dicampur dengan beberapa agen anticaking untuk mencegahnya menggumpal.
| Kenaikan Biaya Kesehatan, Allianz Ingatkan Pentingnya Jaga Proteksi Jangka Panjang |
|
|---|
| Pakar Obstetri dan Ginekologi Ungkap BPA dari Galon Guna Ulang Bisa Berkaitan dengan Pubertas Dini |
|
|---|
| Risiko Picu Kanker, Dinas Kesehatan Depok Ingatkan Tak Berlebihan Makan Daging Kurban dengan Dibakar |
|
|---|
| Menjaga Jam Biologis Tubuh Jadi Kunci Kesehatan Pencernaan |
|
|---|
| Konsumsi Manis Berlebih Tingkatkan Risiko Karies Gigi hingga 2,8 Kali Lipat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Garam-putih-untuk-kesehatan23.jpg)