Senin, 20 April 2026

Hari Anak Nasional

Sejarah Hari Anak Nasional 23 Juli, Ada 10 Hak yang Perlu Dipenuhi Setiap Anak

Sejarah Hari Anak Nasional bermula dari Hari Kanak-Kanak Nasional yang merupakan gagasan dari Kongres Wanita Indonesia (Kowani) didirikan tahun 1946.

Kementerian PPPA
Logo Hari Anak Nasional 2024, sejarah mengapa harus dirayakan ? 

WARTAKOTALIVE.COM - Setiap tanggal 23 Juli diperingati sebagai Hari Anak Nasional (HAN). Bagaimana sejarahnya, simak di artikel ini. 

Hari Anak Nasional ke-40 mengambil tema Anak Terlindungi, Indonesia Sehat dan  subtema Anak Cerdas, Berinternet Sehat.

Sejarah Hari Anak Nasional bermula dari Hari Kanak-Kanak Nasional yang merupakan gagasan dari Kongres Wanita Indonesia (Kowani) yang didirikan pada tahun 1946.

Kendati demikian, organisasi ini sudah ada sejak Kongres Perempuan Indonesia I pada tanggal 22 Desember 1928. Dalam sidang tahun 1951, Kowani mengusulkan penetapan Hari Kanak-Kanak Nasional.

Perayaan Hari Kanak-Kanak Nasional pertama diadakan pada tahun 1952 dalam sebuah acara yang bertajuk Pekan Kanak-Kanak.

Anak-anak berpartisipasi dalam pawai di Istana Merdeka dan disambut oleh Presiden Soekarno.

Baca juga: Tema Hari Anak Nasional 2024 Kemen PPPA Soroti Pentingnya Literasi Digital Bagi Anak-anak

Perayaan Kanak-Kanak kemudian direncanakan dengan lebih serius pada Sidang Kowani di Bandung tahun 1953.

Tanggal peringatan Hari Anak Nasional telah mengalami beberapa kali perubahan.

Awalnya, tidak ada tanggal tetap untuk merayakan momen ini. Pekan Kanak-Kanak ditetapkan untuk dilaksanakan secara rutin setiap minggu kedua bulan Juli, tepat pada saat liburan kenaikan kelas, berdasarkan Sidang Kowani yang diadakan di Bandung pada tahun 1953.

Keputusan dianggap tidak memiliki nilai historis karena Pekan Kanak-Kanak tidak dilaksanakan pada tanggal tetap. Pada tahun 1959, pemerintah akhirnya menetapkan tanggal 1-3 Juni untuk merayakan hari anak di Indonesia.

Tanggal itu dipilih karena berdekatan dengan hari ulang tahun Presiden Soekarno dan perayaan Hari Anak Internasional.

Ketika memasuki Orde Baru, Presiden Soeharto mengubah tanggal peringatan Hari Kanak-Kanak Indonesia menjadi 23 Juli, bertepatan dengan pengesahan Undang-Undang tentang Kesejahteraan Anak pada tanggal 23 Juli 1979. Perubahan tersebut ditetapkan dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 44 Tahun 1984.

Baca juga: Rayakan Hari Anak Nasional, 30 Anak Difabel Bercerita sambil Mengenal LRT Jakarta

Perjuangan dan Hak Anak di Indonesia

Indonesia memiliki sejarah panjang dalam perjuangan hak anak.

Perjuangan tersebut dilakukan melalui pengesahan peraturan maupun keterlibatan beberapa organisasi non-profit Indonesia.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved