Jumat, 10 April 2026

Berita Internasional

Trump Ceritakan Dirinya Bisa Selamat dalam Penembakan Saat Kampanye

Trump menggambarkan insiden penembakan yang ia alami di acara kampanye di Pennsylvania sebagai "pengalaman yang begitu nyata".

Editor: Joanita Ary
Associated Press
Trump diketahui mengalami luka di bagian telinga usai insiden penembakan yang dialaminya saat tengah berkampanye di Pennsylvania pada Sabtu (13/7/2024) 

WARTAKOTALIVECOM, WASHINGTON DCDonald Trump mantan presiden ASpada Minggu (14/7/2024) mengatakan kepada New York Post, bahwa ia seharusnya sudah tewas dalam upaya pembunuhan hari Sabtu (13/7/2024).

Hal ini disampaikan Trump ketika diwawancarai di atas pesawat dalam perjalanan menuju Milwaukee untuk menghadiri Konvensi Nasional Partai Republik.

 "Saya seharusnya tidak berada di sini, saya semestinya sudah mati," katanya

Trump menggambarkan insiden penembakan yang ia alami di acara kampanye di Pennsylvania sebagai "pengalaman yang begitu nyata".

Baca juga: Presiden AS Joe Biden Sangat Bersyukur Donald Trump Selamat Usai Tertembak

Ia menceritakan semua itu dengan kondisi telinga kanannya masih dibalut perban putih.

Sebelumnya politikus berusia 78 tahun itu baru saja ditembak di bagian telinga oleh seorang pria bersenjata.

Setelah terkena tembakan, wajah Trump berlumuran darah dari telinga.

Dilansir dari Kompas.com dari penembakan tersebut menyebabkan seorang penonton atau pengunjung tewas dan dua orang lainnya terluka.

Kepada New York Post, Trump mengatakan bahwa ia mungkin sudah tewas jika ia tidak memiringkan kepalanya sedikit ke kanan untuk membaca grafik tentang imigran ilegal ketika berpidato dalam rapat umum tersebut.

"Karena keberuntungan atau karena Tuhan, banyak orang mengatakan karena Tuhan saya masih ada di sini," katanya.

Disisi lain ia juga memuji agen-agen Dinas Rahasia AS yang telah membunuh penembak tersebut.

"Mereka melumpuhkannya dengan satu tembakan tepat di antara kedua matanya," katanya.

"Mereka melakukan pekerjaan yang fantastis. Ini sangat nyata bagi kita semua," tambah Trump.

Foto dan video Trump yang mengacungkan kepalan tangan saat agen-agen Dinas Rahasia AS menggiringnya telah menjadi berita utama di berbagai balahan dunia dan menyebar secara viral di media sosial.

"Banyak orang mengatakan bahwa itu adalah foto paling ikonik yang pernah mereka lihat," kata mantan presiden itu kepada New York Post.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved