Rabu, 15 April 2026

Pilkada Depok

Bakal Daftar Capim KPK, Sudirman Said Batal Maju di Pilkada Jakarta?

Mantan Cagub Jawa Tengah pada Pilkada 2018 itu mengatakan menjadi pimpinan KPK bukan karena ambisi pribadinya

WartaKota/Yolanda Putri Dewanti
Co-Captain Timnas Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin (AMIN) Sudirman Said saat ditemui di kediamannya, Brebes, Jawa Tengah, Jumat (19/4/2024).(Foto: Yolanda Putri Dewanti) 

 

 

Laporan wartawan wartakotalive.com Yolanda Putri Dewanti

 

WARTAKOTALIVE.COM JAKARTA -- Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Sudirman Said, akan mengkuti seleksi calon pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Masa pendaftaran Capim KPK akan berakhir pada Senin (15/7/2024) hari ini.

Alih-alih maju Pilkada Jakarta 2024 sebagaimana yang sempat ramai mencuat, Sudirman Said memutuskan untuk mendaftar sebagai capim lembaga antirasuah setelah didorong oleh berbagai kelompok masyarakat sipil.

“Atas permintaan dan dorongan rekan-rekan gerakan masyarakat sipil dan beberapa tokoh senior, Insya Allah saya akan mengikuti seleksi Calon Pimpinan KPK periode 2024-2029,” ucap Sudirman saat dihubungi Wartakotalive.com, Senin (15/7/2024).

"Saya menaruh harapan dan meyakinkan bahwa setiap putaran pemerintahan baru, akan membawa perubahan dan perbaikan. Semoga Pemerintahan baru yang dibentuk sebagai hasil Pemilu 2024 mendengar harapan publik untuk berkomitmen dengan janji kampanyenya memperkuat KPK dan memberantas korupsi sampai ke akar-akarnya,” tambah Sudirman.

Mantan Cagub Jawa Tengah pada Pilkada 2018 itu mengatakan menjadi pimpinan KPK bukan karena ambisi pribadinya. 

Dia mengklaim langkahnya ini untuk memenuhi kepentingan dan harapan publik yang memercayakan kepadanya.

"⁠Karena itu, dalam beberapa pekan terakhir saya memang berdiskusi dengan sejumlah pihak yang mewakili pandangan publik, termasuk rekan-rekan gerakan masyarakat sipil. Apabila memang menjadi kehendak publik dan dapat memberi manfaat bagi masyarakat, saya akan mempertimbangkan ikut serta dalam seleksi calon pimpinan KPK," ungkapnya.

Sudirman menilai bahwa KPK merupakan lembaga negara yang strategis jika dikelola dengan komitmen dan integritas. 

Dia menyebut, jika presiden terpilih periode 2024-2029 Prabowo Subianto berkomitmen membangun kembali tata kelola dan pemerintahan yang bersih, maka proses seleksi Capim KPK akan menjadi momentum untuk penguatan kembali peran KPK.

“Bila panggilan tugas publik datang, preferensi dan kepentingan pribadi harus disingkirkan," jelas Sudirman.

Sebagai informasi, sosok Sudirman Said beberapa waktu lalu mencuat karena dia berniat maju di Pilkada Jakarta 2024.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved