Kasus DBD Terus Melonjak, Generasi Muda Dilibatkan Dalam Inovasi pencegahan DBD
Para siswa sukses menggagas beragam ide brilian, seperti aplikasi seluler untuk memberikan notifikasi area penularan DBD, maupun program edukasi.
Penulis: LilisSetyaningsih | Editor: Junianto Hamonangan
Generasi muda yang terlibat dalam program ini adalah segmen masyarakat yang sangat penting dalam upaya penanggulangan DBD.
Dengan sumber daya yang lebih baik dan didukung kreativitas, mereka memiliki kemampuan untuk menciptakan efek domino dalam menyebarkan pesan dan semangat bebas dari DBD kepada keluarga, sekolah, dan komunitas mereka.
"Kami antusias mengimplementasikan inisiatif perdana ini di lima negara di Asia Tenggara, meliputi Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand," ujar Prof Sri.
Andreas Gutknecht, Presiden Direktur PT Takeda Innovative Medicines mengatakan, “Kami sangat bersemangat melihat antusiasme para siswa yang mengikuti Dengue Slayers Challenge," paparnya.
"Kami bekerja sama dengan pemerintah, asosiasi medis, perusahaan, sekolah, dan masyarakat untuk memperkuat pencegahan DBD yang komprehensif dan menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi keluarga dan masyarakat di negeri ini. Bersama-sama, kita memiliki kekuatan untuk melawan DBD, dan kita harus bertindak sekarang!” lanjutnya.
Dalam Dengue Slayers Challenge, para siswa ditantang untuk menciptakan solusi inovatif pencegahan dan pengendalian DBD berupa media edukasi (Outreach), sistem pengawasan (Surveillance & Epidemiology), atau strategi pengendalian nyamuk (Vector Control: Prophylaxis/Prevention).
Untuk mendukung proses eksplorasi dan penyusunan ide, para siswa telah memperoleh lokakarya demam berdarah dengue, pelatihan design thinking, serta pendampingan dari mentor ahli di bidang kesehatan.
Sebagai puncak program, tim terbaik berkesempatan mewakili Indonesia untuk mempresentasikan ide mereka kepada komunitas internasional, pemimpin kesehatan masyarakat di pemerintah, dan pembuat keputusan pada ajang Asia Dengue Summit ke-7 di Kuala Lumpur.
Berikut pemenang ADVA/JA Dengue Players Challenge Indonesia Finals:
Juara 1: SMA Plus Pembangunan Jaya Tangerang Selatan
Juara 2: SMAN 81 Jakarta
Juara 3: SMAN 5 Bogor
The Most Inovative Idea: SMA IAS Al-jannah, Depok
Public Choice Award: Hellomotion High School, Tangerang Selatan
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.
| PMI Tekankan Kolaborasi Multipihak untuk Perkuat Ketahanan Masyarakat Hadapi Dengue |
|
|---|
| Tahun 2025 Ada 673 Kematian, PAPDI Ingatkan Potensi Peningkatan Dengue di Musim Hujan |
|
|---|
| Kasus DBD di Jakarta Selatan Menurun, Remaja dan Dewasa Muda Paling Rentan |
|
|---|
| Foto-foto Rencana Pembangunan Rumah Sakit Bertaraf Internasional di Jakarta |
|
|---|
| Lawan Demam Berdarah Dengue, Orang Tua Harus Peka dengan Gejala Awal Pada Anak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/SMA-Plus-Pembangunan-Jaya-Tangerang-Selatan-raih-juara-1-ajang.jpg)