Jumat, 24 April 2026

Kesehatan

Cegah Kanker Paru Sejak Dini Melalui Pemeriksaan Low Dose CT Scan Thorax

Melalui Low Dose CT scan Thorax, dapat mendeteksi kanker paru pada tahap awal dengan tingkat sensitivitas yang lebih tinggi

https://www.siloamhospitals.com
Ilustrasi Low Dose CT scan Thorax (LDCT). Melalui Low Dose CT scan Thorax (LDCT), dapat mendeteksi kanker paru pada tahap awal dengan tingkat sensitivitas yang lebih tinggi. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Kanker paru adalah penyakit yang serius dan sering kali fatal jika tidak dideteksi dan diobati secara dini.

Di Indonesia, kanker paru menempati peringkat pertama sebagai penyebab kematian bagi laki-laki dan peringkat keenam bagi perempuan setelah kanker payudara.

Faktor risiko utama untuk kanker paru antara lain adalah merokok, paparan asap rokok, termasuk rokok elektrik, pajanan silika/asbes (risiko pekerjaan/occupational risk), Riwayat fibrosis paru, riwayat kanker pada keluarga.

Pada dasarnya, pencegahan kanker paru dapat dilakukan dengan mengadopsi gaya hidup sehat dan menghindari faktor-faktor yang meningkatkan risiko.

Selain itu, memeriksakan diri sebagai langkah deteksi dini merupakan hal yang juga penting untuk dilakukan karena dapat meningkatkan peluang kesembuhan.

Adapun sejumlah langkah diagnosis yang bisa dilakukan pada kanker paru, di antaranya:

1. Anamnesis

Anamesis merupakan langkah awal dalam diagnosis pada kanker paru, menurut dr. Sita Andarini, Ph.D., Sp.P (K), dokter spesialis paru konsultan onkologi toraks dari RS MRCCC Siloam Semanggi, anamnesis merupakan tahap awal dalam proses diagnosis penyakit.

Dalam tahap ini, dokter akan melakukan wawancara dengan pasien untuk mengumpulkan informasi tentang faktor risiko, riwayat kesehatan, gejala yang dialami, dan faktor risiko yang mungkin terkait dengan kanker paru.

"Gejala seperti batuk, batuk darah, sesak napas, nyeri dada, penurunan berat badan, dan riwayat merokok, riwayat pajanan dan riwayat kanker akan menjadi fokus utama," ungkap dr. Sita Andarini dalam keterangan resmi RS MRCCC Siloam Semanggi, Rabu (10/7/2024).

Dr. Sita menyebutkan, bahwa dengan melakukan Anamnesis secara teliti, dapat membantu dokter memahami kondisi pasien secara holistik dan memandu langkah selanjutnya dalam proses diagnosis dan pengobatan.

2. Proses skrining kanker paru melalui Low Dose CT scan Thorax (LDCT)

Low Dose CT scan Thorax merupakan salah satu metode skrining yang efektif untuk mendeteksi kanker paru pada tahap awal.

Metode ini menggunakan sinar-X dalam dosis radiasi rendah untuk menghasilkan gambaran detail paru, termasuk struktur dan tekstur jaringan paru.

Dibandingkan dengan rontgen toraks konvensional, Low Dose CT scan Thorax memiliki tingkat sensitivitas yang lebih tinggi dalam mendeteksi kanker paru pada tahap awal, bahkan ketika tumor masih dalam bentuk lesi kecil yang sulit terlihat dengan metode lain.

dr. Sita Andarini (1)
Dokter spesialis paru konsultan onkologi toraks dari RS MRCCC Siloam Semanggi, dr. Sita Andarini, Ph.D., Sp.P (K).
Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved