Berita Nasional

dr Ayu Widyaningrum Ingatkan Over Filler dan Tanam Benang di Wajah, Ini Bahayanya

Dokter spesialis Kecantikan Ingatkan Pasien soal Bahaya Over Filler dan Tanam Benang di Wajah

Editor: Dwi Rizki
Istimewa
dr. Ayu Widyaningrum 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kebanyakan perempuan dipastikan ingin tampil cantik.

Ragam cara yang dapat mereka lakukan untuk memenuhi keinginannya, mulai dari berias atau makeup hingga melakukan berbagai tindakan medis.

Dokter spesialis kecantikan, dr. Ayu Widyaningrum mengatakan, cukup banyak pasien yang dia tangani melakukan filler, tanam benang atau botox untuk mendapat kecantikan di bagian wajah.

Cara ini ini memang cukup instan namun dia mengingatkan bahayanya jika terlalu berlebihan.

"Tidak sedikit juga pasien yang melakukan over filler, over tanam benang, atau over botox sehingga berkesan too much (berlebihan). Kondisi tersebut lebih susah untuk diperbaiki, dan rekonstruksi ulang itu selain lebih susah, cost-nya juga lebih besar," kata dr. Ayu dari keterangannya, Jumat (7/6/2024).

Meski demikian, lanjut Ayu, tidak semua perempuan mengambil cara instan ini. Masih banyak perempuan yang memiliki kesadaran terhadap pentingnya kesehatan dan kecantikan di bagian kulit.

"Yang saya sukai saat ini, pasien sudah sadar betul bahwa anti-aging adalah proses yang bisa dikendalikan, semakin banyak pasien yang memiliki kulit yang lebih bagus juga struktur wajah yang lebih proporsional," ucapnya.

Untuk memaksimalkan pelayanan kepada pasien, Ayu selalu meningkatkan keahliannya di bidang estetika dan dermatologi.

Setiap bulan dia selalu mengikuti workshop internasional baik di Australia maupun Eropa, termasuk di London, Inggris.

"Saya lebih fokus mengikuti kongres internasional agar bisa upgrade ilmu dengan lebih maju. Dengan begitu, saya bisa mengembangkan inovasi dengan lebih mantap. Baru-baru ini saya juga mengikuti kongres di Taipei. Pada bulan Juni ini, saya akan ikut kongres internasional estetika di Sydney dan Melbourne Australia," jelasnya.

Dengan segudang kegiatan di sela kesibukannya menjadi dokter, Ayu kerap mendapat 124 penghargaan berskala nasional maupun internasional, sejak 2018 lalu berkarir.

Pencapaian dari perempuan yang lahir di Kotabaru, Kalimantan Selatan ini tak hanya di bidang dermatologi dan estetika yang menjadi spesialisasinya, tetapi juga untuk kategori sosial dan budaya.

"Banyaknya penghargaan yang saya terima sudah pasti membuat saya sangat bahagia, ini membuktikan bahwa kerja keras saya di bidang estetika dan dermatologi diapresiasi, dan banyaknya awards yang saya terima memicu saya untuk terus berkarya dan berinovasi terutama dalam bidang estetika dan dermatologi," tuturnya.

Bagi Ayu, 124 penghargaan dari dalam dan luar negeri yang ia terima memicunya untuk terus belajar. Ia mengaku tertantang untuk terus menggali serta membuat sesuatu yang baru dan berbeda dari yang lain.

Harapannya, Indonesia unggul dan memiliki keunggulan di bidang estetika dan dermatologi. Dengan demikian pasien tidak perlu lagi pergi menjalani perawatan atau pengobatan ke luar negeri karena Indonesia sudah memilikinya.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved