Selasa, 21 April 2026

Gaya Hidup

5 Percakapan Penting yang Harus Dilakukan Sebelum Menikah

Pelatih cinta dan terapis membagikan informasi penting tentang hal-hal yang perlu didiskusikan sebelum menikah dengan pasangan. Apa saja?

Penulis: LilisSetyaningsih | Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Tribun
Pelatih cinta dan terapis membagikan informasi penting tentang hal-hal yang perlu didiskusikan sebelum menikah dengan pasangan. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Menjaga  pernikahan harmonis membutuhkan waktu, usaha, dan terpenting, perencanaan.

Namun bagian penting dari perencanaan itu terjadi sebelum Anda melakukan akad nikah atau menuju altar.

Hal-hal seperti bertanya satu sama lain bagaimana Anda akan memadukan rumah tangga.

Baca juga: Mengenal Check In Hubungan, Kebiasaan Sederhana untuk Selamatkan Pernikahan Anda

Serta membagi keuangan, dan memutuskan apakah dan kapan akan memiliki anak.

Namun perencanaan lebih dari sekadar pertanyaan besar bagi kebanyakan orang.

Pelatih cinta dan terapis membagikan informasi penting tentang hal-hal yang perlu didiskusikan sebelum menikah dengan pasangan.

Baca juga: Cincin Pernikahan Rizky Febian dan Mahalini Berbentuk Persegi Ada Huruf Romawi Garapan Wanda Ponika

Masa depan rumah tangga Anda bergantung pada perencanaan tersebut.

Berikut lima percakapan yang 'wajib' dilakukan sebelum melakukan pernikahan:

1. Kesalahan orangtua dalam pernikahan yang tidak ingin terulang dalam pernikahan Anda

Terkadang, kunci perencanaan masa depan dengan melihat ke masa lalu.

Dalam kasus pernikahan, itu berarti membongkar hubungan yang dimiliki orangtua Anda.

Dalam video TikTok, pelatih cinta Sabrina Flores mengatakan, pertanyaan 'sangat penting' yang harus ditanyakan pasangan satu sama lain.

"Kesalahan apa yang dilakukan orang tuamu yang tidak ingin kamu ulangi?"

Flores mencatat bahwa pembicaraan ini tidak boleh dilakukan dalam waktu singkat.

Sebaliknya, dia menyarankan untuk mendiskusikannya selama beberapa jam.

Hal ini tidak hanya akan menyelaraskan Anda dan pasangan dalam hal-hal yang Anda lakukan dan tidak ingin lakukan dalam pernikahan.

Tetapi juga akan mendekatkan Anda secara emosional.

Anda membiarkan satu sama lain menjadi bagian yang sangat pribadi dari masa lalu Anda.

Ini juga dapat membantu pasangan Anda memahami kebiasaan apa pun yang mungkin Anda kembangkan karena cara orangtua Anda berinteraksi.

2. Kebiasaan tidak sehat dalam hubungan sebelumnya yang masih muncul dalam hubungan saat ini

Konflik adalah bagian besar dari hubungan.

Agar bisa bertahan dalam jangka panjang, pasangan suami istri perlu mengetahui cara memilikinya secara efektif.

Itu sebabnya, dalam video TikTok lainnya, Flores menyarankan pasangan bertanya satu sama lain tentang kebiasaan tidak sehat.

Terutama dalam hubungan masa lalu yang masih muncul dalam hubungan mereka saat ini.

"Jika ingin menghabiskan sisa hidup dengan pasangan dan ingin memiliki hubungan yang sehat,"

"Anda tidak ingin hubungan ini berakhir seperti yang terakhir, maka ini adalah percakapan yang perlu Anda lakukan."

Anda berdua harus memeriksa ego sebelum menikah.

Sekali lagi, luangkan beberapa jam untuk membahas topik ini.

3. Arti monogami

Istilah monogami memiliki satu definisi.

Namun psikolog berlisensi Nicole Prause PhD, mencatat bahwa gagasan pasangan tentang hal itu sering berbeda.

Akibatnya, dapat menyebabkan perasaan terluka, bahkan perpisahan.

"Apakah menonton pornografi merupakan tindakan yang curang bagi Anda?"

"Apakah Anda akan merasa dilanggar jika dia menggoda seseorang di tempat kerja tanpa niat melakukan tindakan seksual dengannya?"

"Jika dia dicium secara tak terduga, apakah Anda ingin dia secara eksplisit menolak orang tersebut, atau menariknya? cukup jauh?"

Jelas pasangan tidak bisa mengantisipasi setiap potensi situasi yang mungkin muncul.

Namun melakukan beberapa percakapan ini dapat membantu membangun aspek yang paling penting, kepercayaan.

Jika Anda yakin pasangan sedang berusaha membuat pilihan yang tepat, hal itu akan menghilangkan rasa sakit hati yang tidak perlu.

4 Upaya pernikahan sukses

Memiliki tujuan untuk dicapai selalu baik.

Pertanyaan ini membantu menumbuhkan pemahaman yang lebih dalam tentang nilai dan prioritas masing-masing.

"Serta mengungkapkan seberapa cocok kedua orang tersebut," kata Steve Carleton LCSW CACIII, pekerja sosial klinis berlisensi dan direktur klinis di Gallus Detox.

Hal ini juga memberikan kesempatan kepada pasangan untuk mendiskusikan beragam topik.

Seperti komunikasi, kompromi, kepercayaan, rasa hormat, dan komitmen.

Semuanya merupakan komponen kunci dari pernikahan yang sukses.

Gunakan tanggapan Anda sebagai cetak biru untuk bidang-bidang yang ingin Anda kerjakan sepanjang hubungan untuk memastikan Anda berdua bahagia.

5. Harapan terhadap pernikahan

Mengetahui apa yang Anda hadapi juga penting.

"Mengajukan pertanyaan ini dapat membantu pasangan mendapatkan pemahaman lebih baik tentang apa yang mereka harapkan dari hubungan tersebut."

"Bagaimana mereka berencana untuk bekerja sama agar hubungan tersebut berhasil," kata Carleton.

"Ini memberikan kesempatan bagi pasangan untuk berbicara secara terbuka tentang harapan, impian, dan tujuan mereka di masa depan dan mudah-mudahan mencapai titik temu."

Dengan ekspektasi yang jelas, Anda akan memiliki dasar yang kuat untuk pernikahan langgeng dan bahagia dan tidak ada kejutan buruk. (Best Life)

 

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News

Ikuti saluran WartaKotaLive.Com di WhatsApp ini

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved