Praktisi Properti Sarankan Kelompok Masyarakat Ini Jadi Prioritas Sasaran Program 3 Juta Rumah
Kelompok masyarakat ini, jumlahnya ada berpuluh juta orang, sebagian besar hanya mampu menyewa karena tidak bisa membeli rumah.
WARTAKOTALIVE.COM — Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia terpilih hasil Pemilu 2024, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka berjanji bakal memperhatikan sektor perumahan dengan membangun 3 juta rumah setiap tahun.
Pembangunan 3 juta rumah itu bakal dibagi masing-masing 1 juta rumah di perkotaan, dan 2 juta rumah di pedesaan serta pesisir.
Praktisi Perkotaan dan Properti, Soelaeman Soemawinata menilai janji politik pasangan Prabowo-Gibran tersebut akan mendorong pemerintahan baru mendatang untuk memberikan perhatian lebih terhadap program penyediaan perumahan nasional.
Menurutnya, penangganan masalah perumahan untuk masyarakat memang tidak bisa diselesaikan secara parsial apalagi menjadi sampingan, tetapi harus ditanggani komprehensif (menyeluruh) termasuk siapa yang menjadi sasaran utamanya.
“Fokus utama program pembangunan 3 juta rumah yang akan dilakukan pemerintah mendatang, seharusnya adalah rakyat miskin (pro-poor) yang di bawah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR—red),” ungkap Soelaeman Soemawinata, dalam pernyataan resminya, baru-baru ini.
Kelompok masyarakat ini mayoritas bekerja serabutan dengan penghasilan hanya cukup untuk makan sehari-hari, sehingga tidak bisa menabung.
Baca juga: Kapolri dan Jaksa Agung Kian Mesra, Haidar Alwi: Jadi Warning Bagi Koruptor dan Pelaku Kejahatan
Baca juga: Zodiak Anda Berdasarkan Karakter dalam Drama Serial Populer Bridgerton Tayangan Netflix
Kelompok masyarakat ini, ungkap Eman, sapaan akrabnya, jumlahnya ada berpuluh juta orang, sebagian besar hanya mampu menyewa karena tidak bisa membeli rumah.
Sedangkan sisanya, terutama di pedesaan, ada yang memiliki tanah tetapi tidak mampu membangun atau memiliki tanah dan rumah namun kondisi rumahnya memprihatinkan.
Bahkan di perkotaan, ada masyarakat yang terpaksa tinggal di permukiman kumuh (slum area).
“Kalau kita lihat piramida kemiskinan itu lebih banyak yang di bawah MBR, sehingga kelompok masyarakat ini yang sepatutnya lebih diutamakan pemerintah saat nanti program 3 juta rumah dijalankan,” kata Soelaeman Soemawinata.
“Pemerintah dan negara harus hadir langsung membantu kelompok masyarakat ini untuk membangun atau merenovasi rumah mereka,” tegas Ketua Badan Kejuruan Tenik Kewilayahan dan Perkotaan (BKTKP) PII tersebut.
Dengan memberikan prioritas terhadap kelompok masyarakat miskin di bawah MBR ini, kata dia, maka hal itu sejalan dengan sasaran pemerintahan mendatang untuk meningkatkan gizi masyarakat terutama anak-anak.
Baca juga: Vivo Y28 Rilis di Indonesia, Ponsel Rp 2 Jutaan dengan RAM 16 GB dan Baterai 6.000 mAh
Baca juga: Ingin Kuliah di Luar Negeri? Tetr Buka Beasiswa untuk 60 Mahasiswa Tahun Ini, Berikut Cara Daftarnya
Eman menegaskan, peningkatan gizi tersebut tidak cukup jika kualitas rumah dan lingkungan masyarakat tidak dibenahi juga.
Sementara untuk rumah kelompok MBR (affordable housing), Eman menilai saat ini telah didukung berbagai kemudahan dari pemerintah seperti adanya bantuan uang muka, pembebasan pajak dan suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) yang rendah.
“Tinggal dilakukan pembenahan syarat aturan dan penyempurnaan pada skim pembiayaannya agar lebih mudah diakses MBR,” ujarnya.
Prabowo Subianto
Gibran Rakabuming Raka
sektor perumahan
Praktisi Perkotaan dan Properti
Soelaeman Soemawinata
Pembangunan 3 juta rumah
| Tingkat Kepuasan Publik Capai 70,77 Persen Atas Kinerja Prabowo, Ini 10 Kementerian Kinerja Terbaik |
|
|---|
| Buruh Terima Kasih ke Prabowo dan DPR RI yang Sudah Sahkan RUU PPRT |
|
|---|
| Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Ramai, KNPI Minta Publik Tak Terprovokasi |
|
|---|
| Jadi Kandidat Kuat Pimpin PB IPSI Gantikan Prabowo Subianto, Menlu Sugiono: Kita Lihat Saja Nanti |
|
|---|
| Undur Diri dari PB IPSI, Prabowo Berharap Ketua Baru Bisa Wujudkan Pencak Silat Tampil di Olimpiade |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Soelaeman-Soemawinata-28-Mei.jpg)