Senin, 13 April 2026

Ibadah Haji

DPR Semprot Garuda Imbas Pesawat Haji Terbakar, Heran Kenapa Sewa Maskapai Tua

Garuda Indonesia kena semprot DPR RI imbas pesawat Garuda jemaah haji yang terbakar pada Rabu (15/5/2024).

Editor: Desy Selviany
istimewa
Pesawat Garuda Indonesia yang membawa 450 jamaah haji kloter 5 mengalami sayap terbakar setelah lepas landas, Rabu (15/5/2024) dari Bandara Sultan Hasanuddin 

WARTAKOTALIVE.COM - Garuda Indonesia kena semprot DPR RI imbas pesawat Garuda jemaah haji yang terbakar pada Rabu (15/5/2024).

Diketahui Pesawat Garuda Boeing 747-400 yang mengangkut jemaah calon haji Kloter 5 Embarkasi Makassar (UPG-05) terbakar pada Rabu (15/5/2024) kemarin.

Akibatnya pesawat rute Makassar – Madinah itu melakukan return to base ke Bandara. Untungnya seluruh penumpang berhasil dievakuasi selamat keluar pesawat.

Dikutip dari TribunTimur pada Kamis (16/5/2024) Ketua Komisi VIII DPR RI Ashabul Kahfi menyoroti insiden tersebut.

Peristiwa ini, menurut Ashabul Kahfi, menjadi sorotan serius terhadap aspek keamanan dan keselamatan penerbangan Garuda Indonesia.

Khususnya dalam operasional penerbangan haji yang krusial.

Ia mengkritik keras keputusan maskapai penerbangan nasional ini menyewa pesawat tua seperti Boeing 747-400 untuk misi penting tersebut.

Padahal, kata Kahfi, maskapai Garuda sendiri sudah memensiunkan seluruh armada Boeing 747-400 miliknya sejak tahun 2017.

"Milik sendiri sudah tidak dipakai, kok malah sewa pesawat berjenis sama. Keselamatan jemaah haji seharusnya menjadi prioritas utama. Saya sudah ingatkan saat pelepasan jamaah," tegas Ashabul Kahfi dalam pernyataannya Kamis (16/5/2024).

Lebih lanjut, ia menuntut Garuda Indonesia untuk melakukan investigasi menyeluruh dan menyampaikan hasil investigasi secara transparan kepada publik.

"Bukan hanya mengganti mesin yang rusak, Garuda Indonesia juga perlu mengkaji ulang dan memperbarui armadanya dengan pesawat yang memenuhi standar keselamatan terbaru," imbuhnya.

Tak hanya itu, Dr. Ashabul Kahfi juga mendesak Garuda Indonesia untuk segera menerapkan langkah-langkah perbaikan dan peningkatan dalam sistem manajemen keselamatannya.

"Keselamatan jemaah haji tidak boleh dikompromikan. Kami harapkan Garuda Indonesia dapat mengambil tindakan nyata dan mematuhi sepenuhnya standar keselamatan penerbangan internasional," tegasnya.

Teguran keras dari Ketua Komisi VIII DPR RI ini menjadi tamparan keras bagi Garuda Indonesia dan menggarisbawahi urgensi perbaikan dalam pengelolaan keselamatan penerbangannya.

Investasi dalam armada yang lebih baru dan lebih aman menjadi keharusan demi memastikan keamanan dan kenyamanan jemaah haji di masa depan.

Baca juga: Kemenag Tegur Keras Garuda Indonesia soal Pesawat Terbakar di Udara saat Bawa 450 Jemaah Haji

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved