Jumat, 10 April 2026

Rasakan Manfaat dari Program JKN Selama Hamil hingga Melahirkan, Biaya Persalinan Fitri 0 Rupiah

Fitri (32) telah merasakan sendiri manfaat dari program JKN selama hamil hingga melahirkan. Bahkan biaya persalinan Fitri 0 rupiah.

dok. BPJS Kesehatan
Fitri (32) yang telah merasakan sendiri manfaat dari program JKN selama hamil hingga melahirkan. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Mendapatkan pengobatan dengan pelayanan yang baik saat persalinan adalah harapan bagi seluruh ibu, begitu juga dengan Fitri (32) yang telah merasakan sendiri manfaat dari Program JKN selama hamil hingga melahirkan.

Menurutnya, layanan yang diberikan pada fasilitas kesehatan sangat memuaskan, baik di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL).

Fitri menceritakan, bagaimana pengalaman ia selama memanfaatkan Program JKN dari mulai pengecekan kandungan dan proses persalinan yang dirasakan dengan sangat baik, Program JKN sangat membantu dirinya. 

“Petugas administrasi dan bidan sangat ramah, saya merasa terbantu dengan Program JKN ini, tidak adanya rasa dibeda-beda kan dengan pasien umum lainnya," ungkapnya.

Ia juga merasa dilayani dengan ramah dan hangat oleh bidan yang bertugas hingga proses pembukaan masih tahap dilatasi.

Saya diberikan arahan untuk pulang ke rumah terlebih dahulu dan kembali lagi ke Puskesmas saat kontraksi nya sudah mulai terasa sering,” sebut Fitri.

Adpun seluruh proses tindakan selama persalinan yang dilakukan oleh tenaga medis telah dilakukan sangat profesional.

Tidak perlu harus mengantri lama pendaftaran, Fitri mendapatkan antrean prioritas untuk ditindak lanjuti, Ia sudah dapat langsung dilayani dan diberikan tindakan lebih lanjut.

"Meskipun saat pendaftaran hanya membawa KTP tetap dilayani, tidak seperti pemikiran masyarakat yang menganggap pelayanan Program JKN sangat lambat," sebutnya.

Seusai Fitri melakukan kontrol dari puskesmas, ia merasakan kontraksi dan mendapatkan rujukan ke RS Hermina Jatinegara untuk menindaklanjuti proses persalinan.

"Saya ditemani suami naik ambulance menuju RSU Hermina Jatinegara untuk mendapatkan pertolongan lahiran lebih lanjut dengan mengikuti arahan dari Puskesmas,” ungkapnya.

Persalinan pun terlaksana dengan lancar, ibu dan bayi lahir dengan sehat, suasana kala itu penuh haru dan bahagia.

Seusai pasca persalinan petugas medis memberitahukan bahwa kamar rawat inap kelas 2 penuh, akhirnya saya dialihkan ke kamar rawat inap kelas 1 dikarenakan masih terdapat yang kosong.

Beliau merasa sangat beruntung sekali karena bisa mendapatkan pelayanan rawat inap yang maksimal dari petugas medis dan pihak RS tersebut.

“Saya merasa bersyukur sekali mendapatkan pelayanan yang sangat baik dari petugas medis dan pihak RS dalam melayani saya seusai lahiran dan mendapatkan respon cepat saat kamar rawat inap kelas 2 sendang penuh dan dialihkan ke kamar rawat inap kelas 1 tanpa adanya pembeda dengan pasien umum lainnya, dokter yang menolong saya lahiran sangat ramah dan perhatian sekali,” ujarnya.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved