Berita Jakarta
Anak-anak Rentan Diserang, Dr Ngabila Imbau Orangtua Lakukan Hal Ini Agar Terhindar dari Nyamuk DBD
Anak-anak Rentan DBD, Dokter Ngabila Ingatkan Para Orangtua Lakukan Hal Ini Agar Terhindar dari Nyamuk Demam Berdarah
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Dwi Rizki
WARTAKOTALIVE.COM, TAMANSARI - Kepala Seksi Pelayanan Medik RSUD Tamansari, dr Ngabila Salama terus mengimbau warga DKI Jakarta untuk waspada terhadap demam berdarah dengue (DBD).
Apalagi, Ngabila mengakui DBD lebih banyak dan mudah menyerang anak-anak sampai usia 15 tahun.
Alasannya, anak-anak pada pukul 08.00-10.00 WIB berada di rumah dan pukul 15.00-17.00 WIB bermain di luar rumah.
Kemudian, kata Ngabila saat digigit nyamuk aedes aegypti tidak dirasakan hingga akhirnya terkena virus tersebut.
"Karena di kedua waktu tersebut nyamuk demam berdarah sangat aktif dan di tempat itu harus segera dilakukan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk secara dioptimalkan," jelasnya, Selasa (9/4/2024).
Menurut Ngabila, anak-anak yang terkena DBD akan menunjukan gejala seperti demam tinggi dan lain-lainnya.
Sedangkan, Ngbaila menyatakan orang dewasa lebih banyak terkena DBD tanpa gejala karena sudah terkena beberapa kali.
"Kasus penularannya sedang tinggi dan banyak di masyarakat, mungkin lebih banyak yang tidak terdeteksi karena tidak bergejala," tegasnya.
Ngabila melanjutkan, kemungkinan lain adanya varian baru dari DBD yang belum dapat disingkirkan.
Ia pun menyarankan agar masyarakat untuk hindari gigitan nyamuk DBD dengan memakai lotion anti nyamuk beraroma sereh dalam rentang pukul 08.00-10.00 WIB dan pukul 15.00-17.00 WIB.
"Semprot anti nyamuk di rumah saat jam di atas, memakai baju dan celana panjang, jika memungkinkan tidur dengan kelambu, hindari obat nyamuk bakar atau elektrik karena bisa terjadi korslet kebakaran dan bau yang cukup menyengat menganggu pernafasan," imbuhnya. (m26)
Pramono Ingatkan Kepala Daerah di Jakarta Tidak Pergi ke Luar Negeri |
![]() |
---|
KAJJ dari Pasar Senen Diberhentikan Luar Biasa di Stasiun Jatinegara Akibat Penutupan Akses Jalan |
![]() |
---|
Pemprov DKI Ajak Majelis Taklim Jadi Benteng Moral Warga Jakarta di Era Globalisasi |
![]() |
---|
Digeruduk Massa, Ini Kronologi Hancurnya Rumah Mewah Ahmad Sahroni di Tanjung Priok Jakata Utara |
![]() |
---|
Rumah Ahmad Sahroni Dirusak, Massa Lempari Kaca, Rusak Mobil Seharga Rp 1,87 Miliar hingga Berenang |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.