Selasa, 14 April 2026

Mengenal Sabtu Suci atau Vigilli Paskah, Makna dan Apa yang Harus Dilakukan

Sabtu Suci merupakan satu dari rangkaian Tri Hari Suci yang terdiri dari Kamis Putih, Jumat Agung, dan Sabtu Suci.

Penulis: Joanita Ary | Editor: Lucky Oktaviano
Tangkapan layar TikTok
Ilustrasi pelaksanaan Sabtu Suci. Sabtu Suci merupakan satu dari rangkaian Tri Hari Suci yang terdiri dari Kamis Putih, Jumat Agung, dan Sabtu Suci. Sabtu Suci merupakan hari yang sangat penting bagi umat Katolik yang merupakan juga hari terakhir sebelum peringatan Hari Paskah. 

WARTAKOTALIVECOM, JAKARTA -- Sabtu Suci merupakan satu dari rangkaian Tri Hari Suci yang terdiri dari Kamis Putih, Jumat Agung, dan Sabtu Suci.

Sabtu Suci merupakan hari yang sangat penting bagi umat Katolik yang merupakan juga hari terakhir sebelum peringatan Hari Paskah.

Dan pada hari Sabtu Suci seluruh umat Katolik diajak untuk mengingatkan kekudusan pada hari ini, dimana umat Allah masuk dalam keheningan dan kesunyian untuk merenungkan misteri penebusan kematian Yesus di kayu salib.

Baca juga: Perayaan Ekaristi Kamis Putih 2024 Jakarta, Sejarah dan Makna Pembasuhan Kaki Dilengkapi Jadwal Misa

Makna dari Sabtu Suci

Menurut Rm. Paulus Yohanes Dharmawan Adharius, SX pendamping Pranovis Xaverian atau Romo Wawan memberikan penjelasan mengenai makna dari Sabtu Suci ini adalah undangan bagi semua umat allah untuk mempersiapkan serta menumbuhkan setiap harapan.

Dimana pada Sabtu Suci kita diingatkan melihat kematian Yesus bukan sebagai akhir dari perjuangan umat manusia.

Namun melalui kematian Yesus, ditumbuhkan harapan umat allah dan kemenangan besar serta sukacita.

Dalam keheningan umat Allah diminta untuk merenungkan misteri penebusan, merasakan cinta Tuhan yang rela mengorbankan diriNya untuk menebus dosa umat manusia.

Baca juga: VIDEO Sakralnya Perayaan Kamis Putih dan Upacara Pembasuhan Kaki di Gereja Paroki Bintaro

Kemanakah Yesus pergi dan Apa yang DilakukanNya Pada Sabtu Suci atau Hari diantara hari Jumat Agung sampai Minggu Paskah ?

Tentang keberadaan Yesus setelah wafat pada hari Jumat Agung, Romo Antonius Setya Herawan, MSF atau biasa disapa dengan Romo Iwan mengatakan dalam syahadat iman para rasul atau syahadat iman singkat sudah jelas disebutkan bahwa “Yang turun dari tempat penantian pada hari ketiga bangkit dari antara orang mati”.

Penjelasan dari kalimat tersebut adalah bahwa Yesus benar wafat.

Dia tidak berada di bumi melainkan berada bersama dengan orang-orang mati yang masih berada di tempat penantian sebelum akhirnya mereka ke surga atau neraka.

Yesus bersama mereka di tempat penantian untuk mengajarkan Injil dan memberitahukan siapa Dia sebenarnya, dan Dia tetap bekerja untuk Kerajaan Allah.

Yesus sungguh mengusahakan supaya orang yang mati dalam Kristus maka akan bangkit bersama Dia juga.

Baca juga: Ibadah Jumat Agung di GBI, Umat Manusia Diingatkan Terima Tuhan Yesus Sebagai Juru Selamat

Yang Dilakukan Umat Katolik pada Sabtu Suci

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved