Pemprov Sumsel Terima Penghargaan dari LKPP RI karena Alasan Ini
LKPP RI memberikan penghargaan kepada Pemprov Sumsel terkait kematangan unit kerja pengadaan barang dan jasa yang mencapai level proaktif.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menerima penghargaan tingkat nasional dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah atau LKPP Republik Indonesia.
LKPP memberikan penghargaan atas pencapaian Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) dalam memenuhi kelengkapan atribut pada sembilan variabel (9/9) untuk mencapai Kematangan Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Level 3 atau proaktif.
Penghargaan diserahkan langsung Direktur Pengembangan Profesi dan Kelembagaan LKPP RI Hermawan kepada 30 UKPBJ kementerian/lembaga/pemerintah Daerah saat kegiatan Pembentukan Mentor Kematangan UKPBJ di Jakarta, Senin (4/3/2024) lalu.
Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Sumsel Muzakkir menyebut penghargaan dari LKPP merupakan bentuk apresiasi atas peran aktif Pemprov Sumsel dalam meningkatkan kualitas dan efisiensi dalam proses pengadaan barang dan jasa.
Muzakkir hadir mewakili penjabat (Pj) Gubernur Provinsi Sumsel Agus Fatoni.
"Penghargaan ini juga diharapkan memberikan dampak positif dalam mewujudkan misi pembanganan nasional, guna menciptakan regulasi dan tata kelola yang terintegrasi serta adaptif," kata Muzakkir melalui keterangannya, Kamis (21/3/2024).
Muzzakir menyebut UKPBJ Provinsi Sumsel telah memenuhi kematangan UKPBJ level 3 proaktif yang meliputi sembilan variabel antara lain variabel pengorganisasian, variabel perencanaan Sumber Daya Manusia (SDM), variabel pengembangan SDM, hingga variabel sistem informasi.
"UKPBJ level 3 Proaktif merupakan standar minimum yang wajib dimiliki oleh UKPBJ. Pada level ini, UKPBJ dituntut untuk memiliki tata kelola profesional, organisasi yang adaptif, melakukan pembelajaran yang berkelanjutan dan kolaboratif dengan stakeholder," kata Muzakkir.
Sementara Hermawan yang juga menjabat Plh. Deputi Bidang PPSDM LKPP RI menyatakan peran mentor sebagai pendamping UKPBJ dalam melakukan penilaian mandiri serta penyusunan bukti dukung kematangan UKPBJ proaktif.
"Para mentor yang dihasilkan pada kegiatan ini diharapkan sanggup memberikan pemahaman tentang penilaian mandiri dan pendampingan dalam penyusunan bukti dukung yang sesuai dengan kriteria, baik dari segi pengetahuan maupun dari pengalaman atas implementasi bukti dukung yang dimiliki instansinya," kata Hermawan.
Dengan tata kelola yang baik, lanjut Hermawan, akan berdampak pada sistem dan budaya kerja dalam UKPBJ.
Selain itu menurut Hermawan tata kelola yang baik turut memberikan kontribusi signifikan terhadap pencapaian tujuan pembangunan yang lebih besar.
| Kenalkan Program Gapai Katalog Versi 6, LKPP Gandeng Lokapasar |
|
|---|
| PT Agrinas Palma Nusantara Luncurkan Sistem E-Procurement sebagai Langkah Transformasi Digital |
|
|---|
| Hampir 50 persen Target Renaksi PPK Tipe C Pemkot Tangerang Dicapai di Triwulan I |
|
|---|
| LKPP RI Gaet Pertamina, Jadi BUMN Pertama yang Gunakan E-Katalog |
|
|---|
| LKPP Blokir 27 Ribu Produk Impor di E-Katalog, Yulianto: Kebanyakan Produk Alkes dan Elektronik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Piagam-penghargaan-dari-LKPP-RI.jpg)