Jumat, 24 April 2026

Tips

6 Jenis Bahan Makanan ini bisa Merusak Pisau Blender

Jika Anda kerap memasukkan makanan ke dalam blender, maka peralatan rumah tangga ini mudah rusak.

|
Istimewa
Tips merawat blender agar awet ternyata tak semua bahan boleh dimasukkan 

Laporan Kontributor Wartakotalive, Lilis Setyaningsih

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Berikut ini tips agar blender di rumah tetap awet, ternyata ada beberapa bahan yang wajib dihindari. 

Saat menyiapkan hidangan Ramadan, baik untuk sahur dan berbuka, Anda ingin menghemat tenaga.

Salah satunya, Anda menggunakan alat blender untuk menghaluskan bumbu-bumbu atau membuat jus.

Namun, ada bahan makanan-makanan tertentu yang tidak boleh dimasukkan ke dalam blender.

Jika Anda kerap memasukkan makanan ke dalam blender, maka peralatan rumah tangga ini mudah rusak.

Tidak berbicara tentang model mahal dan berdaya tinggi, melainkan blender standar untuk membuat smoothie, saus, dan bumbu masakan lainnya.

Baca juga: Tips Merawat Philodendron Merah Muda Supaya Tetap Cerah dan Semarak

Jika Anda sering mengganti blender daripada yang Anda inginkan, itu karena makanan tertentu merusak pisau dan mesinnya.

Kebanyakan orang berasumsi Anda bisa memasukkan apa pun ke dalam blender.

Namun ada peralatan lain yang lebih cocok untuk makanan tertentu.

Seperti pengolah makanan, blender imersi, dan penggiling kopi.

Untuk memastikan blender Anda bertahan lama, hindari menggunakannya untuk enam item berikut.
 
Cairan atau makanan panas

Pernahkah Anda melihat resep sup yang meminta Anda untuk menuangkan semuanya ke dalam blender agar konsistensinya lebih halus? Pikirkan lagi!

Memasukkan bahan-bahan yang sangat panas ke dalam blender tidak hanya dapat membakar tangan Anda, tetapi juga dapat merusak peralatan.

Blender imersi adalah alat yang bagus untuk dimiliki agar tidak perlu menggunakan blender sama sekali.

Namun jika Anda tidak memilikinya, cukup masukkan bahan-bahan panas ke dalam mangkuk sampai bahan-bahan tersebut dingin. Lalu haluskan!

Biji kopi

Kopi dan biji kopi produksi dari kebun di Vila MesaStila, Magelang, Jawa Tengah, Senin (13/10/2014). Vila MesaStila dahulu merupakan rumah pemilik kebun kopi asal Belanda, Gustav Van Der Swan tahun 1928 dan pernah berpindah kepemilikan pada HOS Cokroaminoto.
Kopi dan biji kopi produksi dari kebun di Vila MesaStila, Magelang, Jawa Tengah, Senin (13/10/2014). Vila MesaStila dahulu merupakan rumah pemilik kebun kopi asal Belanda, Gustav Van Der Swan tahun 1928 dan pernah berpindah kepemilikan pada HOS Cokroaminoto. (KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO)

Masalahnya: secara teknis Anda bisa menggunakan blender sebagai penggiling kopi, tapi itu bukan pilihan yang bijak.

Hal ini karena seiring berjalannya waktu, memblender biji kopi kasar akan menumpulkan bilah blender.

Namun lebih penting, Anda tidak akan pernah mendapatkan biji kopi yang digiling secara merata karena bentuk blendernya.

Es batu

Es batu
Es batu (Mashable)

Sama halnya dengan biji kopi, es juga tidak boleh dimasukkan ke dalam blender karena dapat merusak alat.

Alasannya, memasukkan es ke dalam blender dapat menumpulkan bilahnya, dan es tidak dapat dihancurkan dengan baik.

Tapi bagaimana dengan menambahkan es ke smoothie dan slushies?

Itu pengecualian karena bahan lainnya akan membantu memecah es, pastikan blender tidak membebani secara berlebihan!
 
Buah kering

Saat memasukkan buah ke dalam blender, segar atau beku selalu menjadi pilihan yang tepat.

Menambahkan buah kering ke dalam saus atau bumbu perendam mungkin tampak seperti ide bagus.

Tetapi tidak jika saus tersebut disiapkan dalam blender.

Tekstur buah kering yang kasar dan keras dipadukan dengan bagian dalam yang lengket merupakan resep bencana.

Kentang

Kandungan vitamin C dan serat dalam kentang membantu menurunkan tekanan darah dan kolesterol jahat
menggiling kentang dengan blender bisa merusak (Pixabay)

Ini mungkin mengejutkan, tetapi memasukkan kentang ke dalam blender menjadi hal yang tidak boleh dilakukan.

Dalam beberapa menit setelah memblender kentang panggang, pati dan cairannya akan menghasilkan tekstur seperti bergetah.

Jika Anda ingin membuat kentang tumbuk yang halus seperti sutra, selalu gunakan ricer atau masher, blender bukanlah cara yang tepat.
 
Almond (dan Kacang Lainnya)

Ya, kami tahu cara pembuatan susu almond, tetapi tahukah Anda bahwa kacang utuh dapat merusak blender dan tidak dapat diperbaiki lagi?

Saat membuat susu nabati, kuncinya adalah merendam kacang dalam air untuk melunakkannya sebelum diblender.

Jika Anda membutuhkan kacang-kacangan yang dihaluskan halus seperti almond atau kacang mete untuk salad atau makanan penutup, pilihan terbaik Anda adalah memotongnya secara kasar dengan pisau. (Real Simple)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved