Jumat, 15 Mei 2026

Ramadan

Tanya Ustaz: Ini Tanda-tanda Puasa Ramadan Diterima Allah, Penjelasan dari Ustaz Zulham

Umat Muslim juga perlu mengetahui tanda-tanda ibadah Ramadan seseorang yang diterima Allah Subhanahu wa ta'ala.

Tayang:
Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Dian Anditya Mutiara
Wartakotalive/Ramadhan LQ
Ustaz Zulham Muslihun, pengajar di Masjid Jami' Al-Kautsar menjelaskan tanda-tanda ibadah Ramadan seseorang diterima Allah. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Umat Muslim memanfaatkan bulan Ramadan untuk meningkatkan ibadah.

Mulai dari menjalani ibadah puasa secara baik dan benar serta melakukan amalan-amalan lain dan memperbanyak kebaikan.

Umat Muslim juga perlu mengetahui tanda-tanda ibadah Ramadan seseorang yang diterima Allah Subhanahu wa ta'ala.

Ustaz Zulham Muslihun, pengajar di Masjid Jami' Al-Kautsar menjelaskan tanda-tanda ibadah Ramadan seseorang diterima Allah.

Ia mengatakan keabsahan puasa tak hanya sekadar menahan haus dan lapar, tapi mampu menahan ucapan serta perilaku yang tidak dibenarkan.

Baca juga: Tanya Ustaz: Bagaimana Hukum Puasa Ramadan Bagi Orang Tua yang Sudah Renta dan Pikun?

Hal itu diucapkannya mengutip HR Bukhari, Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta dan pengamalannya, maka Allah tidak butuh dari rasa lapar dan haus yang dia tahan."

Menurut Ustaz Ijul, hadits tersebut menunjukkan bahwa puasa bukan hanya sekadar memperhatikan kewajiban atau hal-hal yang membatalkan.

"Tapi juga sangat perlu perhatikan cara menjalankan ibadah puasa," tutur dia, kepada Wartakotalive.com di Masjid Jami' Al-Kautsar, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (16/3/2024).

Kemudian tanda puasa Ramadan seseorang diterima Allah adalah orang-orang yang tidak maksiat.

"Ada 1 ungkapan Habib Zain bin Smith dalam kitab Al Khattab yakni seorang yang dikatakan celaka adalah orang yang tidak mengerti keagungan dan keutamaan bulan suci Ramadan," katanya.

"Sehingga ketidaktahuannya membuat dia tetap maksiat di bulan Ramadan dan ketika maksiat maka puasanya tidak diterima di sisi Allah," lanjut Ustaz Ijul.

Ustaz Ijul kemudian menjawab pertanyaan netizen bernama Dinda, mahasiswi Universitas Islam Syekh Yusuf, Tangerang.

Pertanyaannya adalah bolehkah memakai lipstik saat berpuasa? Apakah membatalkan atau tidak?

Ustaz Ijul mengatakan bahwa memakai lipstik boleh saja selama tidak tertelan.

Diketahui, satu di antara penyebab batalnya puasa adalah memasukkan benda asing ke dalam tubuh melalui lubang atau rongga terbuka, termasuk mulut.

Baca juga: TANYA USTAZ: Apakah Anak Usia Belum Baligh Boleh Berpuasa Setengah Hari? Ini Penjelasannya

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved