Berita Jakarta
Stok Daging Aman saat Ramadan dan Idulfitri, Warga Jakarta Tidak Perlu Panic Buying
Warga Jakarta dinilai tak perlu panic buying atau memborong bahan pokok, terutama protein hewani lantaran stoknya aman saat Ramadan dan Idulfitri.
Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Junianto Hamonangan
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Warga Jakarta dinilai tak perlu panic buying atau memborong bahan pokok, terutama protein hewani.
Soalnya Perumda Dharma Jaya memastikan stok daging saat Ramadan maupun Idulfitri akan tetap aman.
Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman mengatakan, ketersediaan stok produk protein hewani, termasuk daging sapi dan ayam, menjelang bulan Ramadan hingga lebaran dalam kondisi aman.
Perseroan daerah itu akan melibatkan para pengusaha yang tergabung dalam asosiasi daging sapi/kerbau dan ayam untuk menjamin pasokan pangan ini.
Karena itu, lanjutnya, dalam upaya memberi jaminan ketersediaan daging aman saat Ramadan dan Lebaran, pihaknya telah bertemu dengan asosiasi pengusaha daging.
Baca juga: Kuota Impor Daging Dipotong, DPR Pertanyakan Bapanas: Kalau Terjadi Kelangkaan, Mau Tanggung Jawab?
Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.
“Dalam pertemuan tersebut, dibahas masalah etersediaan daging untuk Ramadan dan Lebaran. Hadir asosiasi importir daging, asosiasi distributor daging dan asosiasi industri daging juga ada. Teman-teman asosiasi memastikan stok daging di bulan Ramadan masih ada dan aman,” kata Raditya pada Kamis (7/3/2024).
Raditya mengatakan, saat ini stok daging yang dimiliki Dharma Jaya masih mampu memenuhi kebutuhan daging warga Jakarta.
Di sisi lain, masih adanya stok daging impor yang berasal dari izin impor tahun 2023.
“Masih ada izin daging impor dari stok Natal dan Tahun Baru, jadi izin stok untuk kebutuhan Nataru, tetapi masih tersisa yang dapat digunakan untuk kebutuhan di bulan Ramadan,” jelasnya.
Baca juga: Harga Beras sampai Minyak Terus Naik Jelang Ramadan, Berapa Sih Kebutuhan Jakarta, Ini Datanya
Menurut dia, Pj Gubernur Heru telah memberikan arahan kepada Perumda Dharma Jaya untuk meningkatkan stok daging hingga tiga kali lipat saat bulan Ramadan hingga Lebaran.
Karena, permintan daging pasti mengalami lonjakan sekitar 20-25 persen.
Peningkatan permintaan daging ayam maupun sapi sudah terlihat. Raditya mengungkapkan gerai daging yang berada di lima lokasi Transmart telah meminta penambahan pasokan daging.
Hingga kini, perseroan telah menyanggupi untuk memenuhi permintaan tersebut. Untuk itu, Dharma Jaya sudah meningkatkan stok hingga 1.000 ton.
“Stok daging untuk penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) sebesar 400-500 ton bisa digunakan bila diperlukan adanya operasi pasar,” ucapnya. (faf)
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.
| Pramono Singgung Pemalakan di Tanah Abang saat Jakarta Raih Predikat Kota Aman di Asia Tenggara |
|
|---|
| Pramono Anung: Anak Betawi Kudu Jadi Tuan di Negeri Sendiri, Kami Siapkan 100 Beasiswa Luar Negeri |
|
|---|
| Masih Ada Ondel-ondel yang Dipakai Ngamen di Jalanan, Pramono Anung: Itu Ikon Betawi, Sudah Dilarang |
|
|---|
| Pramono Anung Ingin Anak-anak Betawi Lebih Kompetitif, Pemprov DKI Jakarta Siapkan 100 Beasiswa LPDP |
|
|---|
| Ikan Sapu-sapu Menguasai Sungai Jakarta, Pramono Anung Ungkap Bahayanya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Heru-Budi-Hartono-didampingi-Direktur-Utama-Perumda-Dharma-Jaya-saat-kegiatan-sembako-murah.jpg)