Senin, 4 Mei 2026

Harga Sembako

Linda Beli Telur Setengah Pecah Layak Konsumsi, Sindir Pemerintah: Urusin nih Rakyat Susah

Linda tak punya pilihan lain selain membeli telur setengah pecah untuk memangkas pengeluaran belanjanya yang membengkak akhir-akhir ini.

Tayang:
Penulis: Nuri Yatul Hikmah | Editor: Dian Anditya Mutiara
Wartakotalive/Nuri Yatul Hikmah
Linda (56) pembeli telur setengah pecah di Pasar Tomang Barat. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANJUNG DUREN — Berdiri di dekat tumpukkan telur setengah pecah, Linda (56) memilih satu persatu telur yang masih layak dikonsumsi untuk asupan makanan ia dan keluarganya sehari-hari. 

Dia tak punya pilihan lain selain membeli telur setengah pecah untuk memangkas pengeluaran belanjanya yang membengkak akhir-akhir ini.

Pasalnya, Linda merasakan kenaikan sejumlah bahan pokok di pasaran, mulai dari beras, cabai, dan telur.

"Beli telur setengah pecah karena sekarang apa-apa mahal, kalau enggak gitu enggak ada lebihnya," kata Linda saat ditemui di Pasar Tomang Barat, Tanjung Duren, Jakarta Barat, Kamis (29/2/2024).

"Gimana mau ada lebihnya, beras aja seliter Rp 15.000. Orang daerah makan singkong ubi kalau punya sawah," imbuhnya.

Baca juga: Harga Telur Tembus Rp 32.000 Per-Kilogram, Pedagang Tegur Pemerintah, Minta tidak Sibuk Politik

Menurut Linda, membeli telur setengah pecah cukup membantu menekan pengeluaran meski selisihnya anya Rp 1.000 sampai Rp 2.000.

"Tapi kalau untuk ibu rumah tangga kan lumayan aja, orang belanja perbedaan Rp 500 aja lari, kalau ibukan masaknya di rumah buat ngasih makan anak-anak," ungkap Linda.

Apalagi, pendapatan sang suami dari bekerja serabutan tidaklah menentu.

Sehingga, tak ada pilihan lain bagi Linda selain pintar-pintar mengatur pengeluaran demi bisa bertahan hidup.

"Tanggapannya biar turun, jangan pada demo mulu, urusin rakyat yang susah-susah, orang yang menengah ke bawah," pungkas dia.

Sebelumnya diberitakan, harga telur di Pasar Tomang Barat mengalami kenaikan yang cukup drastis per-hari ini, Kamis (29/2/2024). 

Menurut salah satu pedagang bernama Martini (55), harga telur kini mencapai Rp 32.000 - Rp 33.000 per-kilogramnya.

Baca juga: Harga Beras Sentuh Rp 18.000 perkilogram, Pedagang Keluhkan Ketidaksigapan Pemerintah

Harga tersebut melonjak jauh dari sebelumnya yang hanya Rp 28.000 per-kilogram.

"Telur ayam Rp 32.000 - 33.000 per-kilogram antara itu, itu yang biasa. Kalau omega Rp 37.000 - 38.000," kata Martini saat ditemui di Pasar Tomang Barat, Tanjung Duren, Jakarta Barat, Kamis.

Martini menyebut, kenaikan harga tersebut sudah terjadi sejak musim Pemilu 2024.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved